Penyebab meninggalnya Daveigh Chase akhirnya dipastikan setelah Kantor Pemeriksa Medis Los Angeles County merilis hasil pemeriksaan resmi. Aktris yang dikenal sebagai pengisi suara Lilo dalam film animasi Lilo & Stitch itu meninggal dunia pada 16 Juni 2026 dalam usia 35 tahun.

Berdasarkan laporan tersebut, Daveigh Chase meninggal akibat komplikasi yang dipicu oleh AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Pemeriksa medis juga mencatat adanya riwayat penggunaan berbagai zat adiktif secara kronis sebagai kondisi lain yang turut memengaruhi kesehatannya. Kasus ini diklasifikasikan sebagai kematian alami.

Dalam penjelasan medis disebutkan, kerusakan sistem kekebalan tubuh akibat HIV/AIDS membuat Chase sangat rentan terhadap infeksi berat hingga berujung pada kegagalan organ.

>>> Anna Dawson, Pemeran Violet di Keeping Up Appearances, Meninggal di Usia 88

Kondisi Daveigh Chase Sebelum Meninggal

Sebelum hasil autopsi diumumkan, kekasihnya, Roy Hernandez, sempat mengungkap kondisi terakhir sang aktris. Ia mengatakan Chase dilarikan ke rumah sakit di Los Angeles setelah mengalami malnutrisi berat.

Selama menjalani perawatan, dokter menemukan Chase menderita meningitis bakteri serta infeksi darah yang berkembang menjadi sepsis. Menurut tim medis, infeksi tersebut berlangsung sangat cepat karena sistem imun tubuhnya telah mengalami kerusakan parah akibat AIDS.

Karier Cemerlang di Dunia Hiburan

Daveigh Chase dikenal luas sejak awal 2000-an lewat sejumlah peran yang membesarkan namanya.

  • Mengisi suara Lilo Pelekai dalam Lilo & Stitch (2002), karakter yang melekat dengan kalimat ikonis "Ohana means family".
  • Memerankan Samara Morgan dalam film horor The Ring (2002), yang mengantarkannya meraih penghargaan Best Villain pada MTV Movie Awards 2003.
  • Mengisi suara Chihiro Ogino untuk versi bahasa Inggris film Spirited Away.
  • Tampil dalam serial Big Love dan film Donnie Darko.

Perjuangan Melawan Ketergantungan Obat

Di balik perjalanan kariernya, kehidupan pribadi Chase mengalami perubahan besar setelah ia meninggalkan dunia akting sekitar 2016.

Ibunya, Cathy Chase, pernah mengungkap bahwa putrinya mulai bergantung pada obat pereda nyeri setelah mengalami kecelakaan sepeda motor pada 2016. Ketergantungan itu kemudian berkembang menjadi penyalahgunaan berbagai zat adiktif.

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi ekonomi dan kehidupan pribadinya terus memburuk. Chase dilaporkan sempat hidup sebagai tunawisma di kawasan Skid Row, Los Angeles, sebelum akhirnya tinggal di sebuah mobil karavan (RV) bersama kekasihnya hingga meninggal dunia.