Mereka datang dengan generasi emas yang dipimpin Haaland dan Odegaard, dan menyapu bersih delapan pertandingan kualifikasi dengan kemenangan, mencetak 37 gol.

Haaland sendiri mengoleksi 16 gol selama fase kualifikasi.

Perhatian terhadap detail, termasuk urusan makanan, dipandang sebagai bagian dari upaya serius meningkatkan performa tim. Setiap aspek kecil diyakini bisa memberi keuntungan kompetitif.

Ini bukan kali pertama atlet Norwegia menjadi sorotan karena logistik makanan. Pada Olimpiade Musim Dingin 2018, delegasi Norwegia sempat viral karena kesalahan pemesanan telur.

Mereka bermaksud memesan 1.500 butir telur, tetapi yang datang justru 15.000 butir.

Kini, fokus Norwegia adalah memastikan Haaland, Odegaard, dan rekan-rekannya dapat menjalani Piala Dunia dengan kondisi senyaman mungkin.

>>> Olahraga Pagi atau Sore: Mana yang Lebih Efektif untuk Turunkan Berat Badan?

Makanan bukanlah bintang utama; yang terpenting adalah tidak ada faktor di luar lapangan yang mengganggu performa tim.