Di rumah, tidak ada yang menonton pertandingan di televisi," jelasnya.

Proyek film tersebut memaksanya untuk cepat akrab dengan disiplin atletik. "Meskipun Spanyol adalah negara sepak bola hebat dan kami memiliki tim terbaik, saya tidak memiliki budaya itu.

… Ini dunia yang saya temukan, dan dengan film sepak bola ini, semuanya terjadi sekaligus. Jadi saya mulai tertarik," katanya.

Berbicara kepada Paris Match, Exposito merinci ketidaknyamanannya dengan sorotan publik yang intens terhadap kehidupan pribadinya sejak peran terobosannya di serial Netflix "Elite".

"Sejak 'Elite', hal yang sama terjadi setiap kali ada sesuatu dalam kehidupan pribadi saya," tuturnya.

Ia mengungkapkan keinginan untuk melindungi identitas profesionalnya agar tidak tertutup oleh spekulasi media. "Saya tidak suka karena saya orang yang pribadi.

Saya tidak ingin itu menutupi karier saya," ujar Exposito.

Exposito juga menyuarakan frustrasinya terhadap teknologi modern dan kehadiran media sosial yang meresap. "Satu-satunya masalah adalah sekarang semua orang bisa menjadi paparazzi.

>>> Penulis Ichiha Hiiragi dan Artis mimita Luncurkan Manga Baru pada 15 Juli

Ada telepon di mana-mana, dan saya ingin hidup di dunia tanpa telepon, tanpa media sosial. Saya akan terus memastikan saya tidak semakin terekspos," pungkasnya.