Sony Mulai Bicarakan PS6, Isyaratkan Harga Sangat Mahal
Permintaan Tetap Tinggi
Bagian yang menakutkan adalah Sony mungkin tidak perlu khawatir.
Q&A mereka menyebut penjualan PS5 berjalan sesuai rencana meskipun ada kenaikan harga di luar Jepang, dan mereka yakin kenaikan itu tidak merusak permintaan pelanggan.
>>> SIG Tumbuhkan 36 UMKM di Tuban, Perkuat Ekonomi Desa Lewat Pendampingan Terpadu
Artinya, konsol tetap laku. Pelajaran yang dipetik sederhana: batas harga ternyata bukan batas sebenarnya.
Sony kemungkinan akan berbicara tentang nilai, pengalaman premium, teknologi canggih, ekosistem mulus, kompatibilitas mundur, fitur cloud, dan pengembangan berbasis AI.
Beberapa di antaranya akan mengesankan. Namun nilai tidak sama dengan keterjangkauan.
PS6 bisa menjadi perangkat yang luar biasa tetapi tetap terlalu mahal bagi banyak orang. Kedua hal itu bisa benar.
Masalahnya, industri tampaknya bergerak menuju titik di mana “premium” bukan lagi tingkatan, melainkan titik masuk. Itu seharusnya mengkhawatirkan semua orang.
Game konsol menjadi besar karena relatif sederhana dan terjangkau.
Jika generasi berikutnya mendekati harga PC sementara masih mengunci pengguna ke dalam ekosistem konsol, layanan online berbayar, kontroler mahal, kepemilikan digital yang rumit, dan game £70/$80, maka era yang sangat berbeda akan dimulai.
Mungkin Sony menemukan cara menjaga PS6 dasar di bawah batas psikologis. Mungkin ada model digital yang lebih murah.
Mungkin cloud, perangkat pendamping genggam, atau strategi perangkat keras bertingkat membantu meringankan beban.
Namun saat ini, arah perjalanan sudah jelas: perangkat keras semakin mahal, perusahaan kurang tertarik melindungi konsumen dari biaya tersebut, dan pemain terus membuktikan mereka akan membayar lebih dari yang mereka katakan.
Mulailah menabung sekarang. Atau jangan.
>>> Ahli ITB: Kuota Internet Hangus Saat Masa Aktif Habis Tidak Rugikan Masyarakat
Karena pada titik tertentu, tidak membeli barang mahal adalah satu-satunya umpan balik yang benar-benar dipahami perusahaan.
Update Terbaru
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Perempuan Disabilitas Berdaya: Karya dari Daerah Tembus Panggung Jakarta
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Aturan Minum Magnesium yang Benar agar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB






