NASA Siapkan Misi Penyelamatan Berisiko Tinggi untuk Observatorium Swift
NASA bersiap meluncurkan misi penyelamatan yang sangat berisiko untuk observatorium Swift. Pesawat ruang angkasa robotik otonom bernama Link akan mencoba menaikkan orbit Swift yang terus menurun.
Observatorium Swift telah beroperasi selama lebih dari dua dekade. Teleskop ini dirancang untuk mempelajari ledakan paling kuat di alam semesta, yaitu semburan sinar gamma.
>>> Huang Xiaoming Bantah Rumor Operasi Plastik di Acara TV
Namun, usia Swift mulai menunjukkan dampaknya. Aktivitas matahari yang intens menyebabkan orbitnya terus meluruh, mendekati atmosfer Bumi dan berisiko terbakar.
Misi Belum Pernah Dilakukan Sebelumnya
Link dikembangkan oleh kontraktor Katalyst Space Technologies. Pesawat seukuran kulkas mini ini akan diluncurkan minggu ini dan membutuhkan waktu sekitar sebulan untuk mengejar Swift.
Setelah bertemu, Link akan menggunakan dua lengan gripper untuk mencengkeram observatorium seberat 1,6 ton.
Kemudian, mesinnya akan menyala untuk mendorong Swift dari orbit 224 mil menjadi 373 mil.
>>> Syuting Drama Baru Kim So Yeon dan Kim Ji Suk Dihentikan Sementara
CEO Katalyst Space, Ghonhee Lee, mengatakan ini adalah pertama kalinya robot antariksa Amerika melakukan misi semacam ini. "Ini adalah langkah baru dalam buku pedoman yang tersedia," ujarnya.
Swift tidak dirancang untuk diselamatkan, sehingga misi ini penuh tantangan. Namun, nilai ilmiah Swift sangat besar dan biaya untuk menggantinya sangat mahal.
Kepala misi sains NASA, Nicky Fox, menegaskan bahwa jika Swift dibiarkan masuk kembali ke atmosfer, maka kemampuan pengamatan akan hilang.
"Kami tidak memiliki anggaran untuk membangun penggantinya saat ini," tambahnya.
>>> Backrooms Extended Cut Tayang di Bioskop dengan 15 Menit Konten Tambahan
Katalyst juga berencana memberikan dorongan serupa untuk Teleskop Luar Angkasa Hubble. Sebelum menjabat sebagai kepala NASA, Jared Isaacman sempat mengusulkan misi penyelamatan Hubble, tetapi ditolak oleh peneliti NASA.
Update Terbaru
Cara Cek Daftar Penerima Bantuan PKH, BPNT, PIP, dan KIP Kuliah Cair Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Pajak JHT 5 Persen Picu Penolakan Buruh, KSPSI Desak Pemerintah Cabut Kebijakan
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
MK Tolak Gugatan Mahasiswa, Pilkada Langsung Tetap Berlaku
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Taylor Sheridan Ungkap Alasan Tinggalkan Dunia Akting di Acara Howard Stern
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Pasangan Hollywood Hadapi Sorotan Publik Akibat Dugaan Keretakan Rumah Tangga
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Ian Poulter Incar Terobosan Major di U.S. Senior Open
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Dallas Jadi Tuan Rumah Konvensi Midterm Pertama Partai Republik pada September
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Trump Umumkan Konvensi Nasional Partai Republik Pertama di Tengah Periode
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Blake Griffin Ungkap Psikolog Olahraga Khianati Kepercayaannya
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Travis Kelce Terlihat Lari Pagi Jelang Pernikahan dengan Taylor Swift
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Polisi West Fargo Peringatkan Warga soal Penipuan Pintu ke Pintu Pasca Badai
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Bintang 'Young and the Restless' Colleen Zenk Ditangkap karena DUI
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Pria Bernama 'Santa Claus' Ditangkap karena Diduga Hendak Bertemu Remaja untuk Berhubungan Seks
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Mantan Bintang 'Bachelorette' DeAnna Pappas Menang Gugatan Uang dari Mantan Suami
Rabu / 01-07-2026, 07:36 WIB






