Komnas HAM Desak Autopsi 5 Calon Manajer Koperasi Tewas saat Latsarmil
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).
Komnas HAM meminta pemerintah menghentikan program pembekalan berbentuk latihan militer bagi calon manajer koperasi.
>>> Apple Siapkan Upgrade Besar Mac Studio dengan Chip M7 Ultra pada 2028
Menurut lembaga tersebut, peningkatan kapasitas peserta seharusnya difokuskan pada kompetensi manajerial, kepemimpinan, tata kelola koperasi, dan literasi keuangan.
"Peningkatan kapasitas manajer koperasi seharusnya difokuskan pada penguatan kompetensi manajerial, kepemimpinan, tata kelola koperasi, dan literasi keuangan.
Pelatihan dasar kemiliteran tidak secara langsung mendukung kompetensi tersebut, apalagi dalam hal ini telah menimbulkan korban meninggal dunia," ujar Koordinator Subkom Penegakan HAM Komnas HAM, Pramono Ubaid Tantowi.
Program Latsarmil yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan berlangsung selama 45 hari, mulai 14 Juni hingga 31 Juli 2026.
Pelatihan tersebut diikuti 35.476 calon manajer Koperasi Desa Merah Putih dan 5.476 calon manajer Kampung Nelayan Merah Putih yang ditempatkan di 67 satuan TNI di berbagai daerah.
Berdasarkan data per 27 Juni 2026, lima peserta yang merupakan warga sipil dilaporkan meninggal dunia dalam kurun waktu sekitar 10 hari.
>>> iQOO Z11i Segera Meluncur Pekan Ini, Ini Bocoran Spesifikasinya
Penyebab kematian yang disebutkan antara lain heat stroke, henti jantung (cardiac arrest), dan tuberkulosis.
Kelima peserta yang meninggal dunia adalah Yonanda Mohamad Taufiq (Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja), Annisa Muyassaroh (Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan), Novia Rahmadhani Sihotang (Satdik Pusbahasa Kodiklatau), Muhammad Rifqi Renaldi (Satdik Yon Para Raider 465), dan Nola Diasari (Satdik C Kalimantan).
Update Terbaru
Daftar 7 Tim Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Prabowo Klaim Dapur MBG Polri Terbaik, Netizen: Kamu Diketawain Negara Lain
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Giorgio Antonio Minta Netizen Hentikan Hujatan terhadap Sarwendah, Siap Jadi Sasaran Kritik
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Pemadaman Listrik Ikut Tekan Kinerja Industri Manufaktur pada Juni 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Google Uji Coba Gmail Live untuk Android dan iOS, Ini Fungsinya
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Warga 16 Negara Ini Bisa Masuk Indonesia Tanpa Visa, Termasuk Kamboja
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun, Hotman Paris: Saya Sudah Peringatkan
Rabu / 01-07-2026, 11:55 WIB
Inggris Tutup 20 Hotel Suaka Lagi, Alihkan Migran ke Fasilitas Bekas Militer
Rabu / 01-07-2026, 11:50 WIB
Mbappe Samai Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026, Haaland Mengintai
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos ke 16 Besar Usai Kalahkan Ekuador 2-0
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Flamingo Era: Fase Saat Ibu Merasa Kehilangan Diri Sendiri
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Tarif Listrik PLN Periode Juli-September 2026 Tidak Naik
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Iran Tolak Campur Tangan Asing dalam Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB
Daftar 7 Negara Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:49 WIB






