Gelombang Panas Ekstrem di Eropa, WHO Catat 1.300 Kematian
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 1.300 kematian di Eropa akibat gelombang panas ekstrem yang melanda sejak 21 Juni 2026.
Suhu di sejumlah wilayah Eropa melonjak hingga melampaui 40 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir.
>>> Ahli Gizi Ungkap Teh Terbaik untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan data tersebut melalui media sosial pada Minggu.
Ia menekankan bahwa infrastruktur di Eropa tidak dirancang untuk menghadapi lonjakan suhu sebrutal ini.
"Rumah, tempat kerja, dan sekolah di Eropa tidak dibangun untuk suhu seperti ini," ujar Tedros.
Prancis Catat Lonjakan Kematian Tertinggi
Prancis menjadi negara paling terdampak dengan sekitar 1.000 kematian tambahan sejak Rabu, menurut Badan Kesehatan Masyarakat Prancis (Santé publique France).
Daerah paling terdampak meliputi Île-de-France, Nouvelle-Aquitaine, Brittany, Centre-Val de Loire, Normandy, dan Pays de la Loire.
Sebanyak 85% kematian terjadi pada orang berusia 65 tahun ke atas.
Beberapa wilayah Prancis mencatat suhu di atas 40°C, meningkatkan tekanan pada rumah sakit dan petugas darurat.
>>> Cara Cek Bansos BPNT 2026 Tahap 3 di HP untuk Periode Juli-September
Pihak berwenang Paris melarang minum alkohol di tempat umum selama akhir pekan untuk mengurangi beban layanan darurat.
Menara Eiffel dan museum Louvre tutup lebih awal akibat cuaca panas.
Warga berbondong-bondong ke taman dan kanal untuk menghindari panas, tetapi pihak berwenang memperingatkan bahaya berenang tanpa pengawasan.
Seorang pria tenggelam di Kanal Saint-Martin pada Jumat malam, dan Walikota Paris Emmanuel Grégoire mengingatkan kembali risiko berenang di luar area yang diawasi.
Pemain sepak bola Ligue 2 Kenzo Kies, 21 tahun, juga dilaporkan tenggelam di Sungai Rhône selama gelombang panas.
Inggris Raya mencatat hari terpanas di bulan Juni pada Jumat, dengan suhu 37,3°C di Santon Downham, Suffolk.
>>> Jadwal KA Sancaka Utara Surabaya–Cilacap Terbaru, Cocok untuk Liburan Sekolah
Spanyol dan Jerman juga mengalami suhu di atas 40°C.
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






