Lebanon Kecam Israel, Desak Patuhi Hasil Negosiasi Damai Iran-AS
Lebanon kembali menekan Israel untuk mematuhi hasil nota kesepahaman (MoU) damai antara Iran dan Amerika Serikat.
Salah satu poin utama yang disorot adalah kewajiban penarikan pasukan Israel dari Lebanon.
>>> Airbus U145: Helikopter Otonom Tanpa Kokpit Sukses Terbang Perdana
Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf sepakat membentuk unit pengendalian konflik.
Unit ini akan memantau pelaksanaan perjanjian yang ditandatangani pada 18 Juni lalu.
Menurut Ghalibaf, pembentukan unit tersebut dipicu oleh dugaan pelanggaran yang dilakukan pihak lain selama negosiasi dengan Amerika Serikat di Swiss.
Ia menegaskan bahwa penghentian perang, pemulangan pengungsi, dan penarikan penuh pasukan dari wilayah pendudukan adalah bagian penting dari poin pertama MoU.
Nabih Berri menyatakan bahwa Israel berupaya mengabaikan kedaulatan dan keutuhan wilayah Lebanon sebagaimana diatur dalam MoU.
>>> Distributor Studio Ghibli di Inggris, Elysian, Berhenti Beroperasi
Ia juga menyebut kerangka kesepakatan yang dimediasi AS antara Israel dan Lebanon sebagai bentuk "konspirasi dan adu domba" jika tidak disertai penghormatan terhadap isi perjanjian.
Sebelumnya, Amerika Serikat mengumumkan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kerangka kesepakatan untuk perdamaian dan keamanan jangka panjang.
Namun, Israel masih melanjutkan aktivitas militer di Lebanon selatan.
Di sisi lain, Israel melaporkan seorang perwira militer tewas dan seorang prajurit terluka akibat serangan Hizbullah di Lebanon Selatan.
>>> Rekomendasi Manga LGBTQIA+ untuk Pride Month Juni 2026
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa implementasi perjanjian damai masih menghadapi tantangan di lapangan.
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






