PKB dan Golkar Panggil Anggota DPRD Terkait Kematian Dokter Icha
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar berencana memanggil dua anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang diduga terlibat intimidasi terhadap dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni, atau yang akrab disapa dokter Icha.
Kedua anggota dewan tersebut adalah Norbetus Tubani dari PKB dan Therensius Lazakar dari Golkar.
>>> Jadwal Siaran Langsung 32 Besar Piala Dunia: Afrika Selatan vs Kanada
Dugaan intimidasi terjadi saat dokter Icha menangani pasien anak korban gigitan ular di RS Leona Kefamenanu pada 13 Juni 2026.
PKB Akan Beri Sanksi Jika Terbukti
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, menyatakan PKB akan segera memanggil Norbetus Tubani untuk dimintai klarifikasi.
"Kami akan segera memanggil yang bersangkutan untuk tabayun," ujar Nihayatul dalam keterangan di Jakarta, Minggu (28/6).
Ia menegaskan jika dugaan intimidasi terbukti, PKB akan memberikan sanksi disiplin. Menurutnya, intimidasi terhadap tenaga kesehatan melanggar etika pejabat publik dan disiplin partai.
"Kami pastikan yang bersangkutan akan mendapat sanksi disiplin dari partai jika memang terbukti terlibat," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI tersebut.
>>> 5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif
Golkar: Jangan Mentang-mentang Punya Jabatan
Petinggi Partai Golkar, Sarmuji, mengatakan Therensius Lazakar akan dipanggil oleh DPD Provinsi partai.
"Pesan kami ke semua pejabat publik khususnya yang dari Golkar 'ojo dumeh'.
Jangan mentang-mentang punya jabatan berperilaku yang tidak pantas termasuk mengintimidasi orang yang posisinya di bawah," ujar Sarmuji.
Ia menegaskan pihaknya akan menertibkan anggota jika ditemukan pelanggaran. DPD Provinsi diminta mendalami kasus ini.
Dokter Icha diduga mengalami trauma akibat intimidasi tersebut hingga harus menjalani perawatan intensif. Pada 26 Juni 2026, ia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri.
>>> Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?
Kementerian Kesehatan menyampaikan duka cita mendalam dan tengah melakukan investigasi menyeluruh. Polres TTU juga mengintensifkan penyelidikan secara profesional dan transparan.
Update Terbaru
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Perbandingan Harga BBM Terbaru BP dan Shell per 1 Juli
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Prabowo Beri Pangkat Kehormatan kepada Mantan Ajudan Bung Karno
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Kemenperin Akui Insentif Kendaraan Listrik Belum Ada Kepastian
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
7 Cara Atasi Parenting Burnout agar Tidak Melampiaskan Emosi pada Anak
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
Michael Olise Kejar Rekor Assist Terbanyak Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
11 Negara ASEAN dengan Penderita Diabetes Terbanyak, Indonesia Peringkat 4
Rabu / 01-07-2026, 10:39 WIB






