'Hijaukan' Kota Pahlawan, Surabaya Green Force Run 2026 Diikuti Pelari dari 10 Negara
"Ketika peserta datang dari ratusan kota dan berbagai negara, dampaknya bukan hanya bagi event ini, tetapi juga bagi ekonomi kota," tambah Azrul.
Lima Kategori dan Rute Bersejarah
Tahun ini panitia menghadirkan lima kategori lomba, yakni Kids Dash, Family Run, 5K, 10K, dan Half Marathon (21K).
Kategori Half Marathon kembali memperoleh verifikasi PB PASI sehingga standar pengukuran jarak maupun pencatatan waktunya memenuhi regulasi resmi.
Surabaya Green Force Run 2026 mengambil rute yang sarat nilai sejarah dan budaya Kota Surabaya.
>>> Lenovo Rilis Mouse Gaming 55 Gram dengan Sensor PAW3950
Berangkat dari kawasan Tugu Pahlawan, peserta melintasi sejumlah ruas jalan utama dan ikon kota yang merepresentasikan perjalanan Surabaya sebagai Kota Pahlawan.
Rute tersebut tidak hanya menawarkan tantangan bagi pelari, tetapi juga pengalaman menikmati lanskap kota yang memadukan bangunan bersejarah, kawasan modern, ruang terbuka hijau, hingga pusat aktivitas masyarakat.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, GFR juga menghadirkan berbagai aktivasi komunitas, hiburan, serta area festival di kawasan finis.
Konsep tersebut memperkuat semangat bahwa Surabaya Green Force Run merupakan perayaan bersama yang menghubungkan olahraga, komunitas, dan identitas Kota Surabaya.
Daya tarik medan lari di Kota Pahlawan sukses memikat para pegiat olahraga dari belahan dunia lain.
Di antaranya adalah Steven Dumont dan Mattia Nizardo, dua pria asal Eropa yang kini menetap di Labuan Bajo.
Mereka sengaja terbang ke Surabaya untuk merasakan langsung atmosfer GFR 2026.
Bagi mereka berdua, melintasi rute aspal Surabaya akan menjadi pengalaman perdana yang pastinya sangat dinantikan, terutama untuk menguji kekuatan mereka di kategori Half Marathon.
"Kami berburu informasi di internet mengenai ajang lari di Indonesia dan ternyata kami menemukan rute menarik di Surabaya," ujar Steven, pelari berkebangsaan Prancis.
Update Terbaru
Meksiko Unggul 2-0 atas Ekuador di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Potensi Ekonomi Kreatif Secara Utuh
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Prabowo Puji 1.000 SPPG Polri: Dapur MBG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Mahfud MD Sebut Vonis Anak Buah Jadi Pintu Masuk Jerat Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
PDIP Kirim Surat ke BGN Minta Data Dugaan Keterlibatan Kader di Program MBG
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Soroti Peran Besar Polri di Ketahanan Pangan, Sebut Gudang Jagung hingga Desa Jadi Bukti Nyata
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB






