Film Anime We Are Aliens Rilis di Jepang 25 September Usai Sukses di Cannes dan Annecy
Salah satu kekuatan terbesar We Are Aliens adalah cara berceritanya yang unik. Alih-alih mengikuti satu karakter, film ini menceritakan kisah yang sama dari dua perspektif berbeda.
Bagian pertama mengikuti Tsubasa, sementara bagian kedua diceritakan melalui sudut pandang Gyōtarō. Pendekatan perspektif ganda ini membantu penonton memahami kedua karakter dan emosi di balik pilihan mereka.
Sutradara Kōhei Kadowaki juga membuat keputusan kreatif berani dengan mengungkapkan judul film hanya di pertengahan cerita.
Alih-alih sekadar kejutan, momen tersebut memberikan makna baru pada semua yang terjadi sebelumnya.
Simbol-simbol yang berulang, termasuk kaset game yang mewakili persahabatan kedua anak laki-laki dan pantulan diri yang terdistorsi, menambah kedalaman emosional pada film.
>>> 10 Anime Paling Dinanti Juli 2026: Sekuel dan Seri Baru Wajib Tonton
Alih-alih memberikan jawaban mudah, film ini mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menggugah pikiran. Seberapa mudah kita menilai orang lain berdasarkan apa yang kita dengar?
Bisakah satu keputusan ceroboh mengubah hidup seseorang selamanya?
Melalui kisah emosional tentang persahabatan, perundungan, rasa bersalah, dan pendewasaan, film ini menghadirkan pengalaman coming-of-age yang kuat dan membekas di benak penonton.
Perjalanan dari Crowdfunding ke Cannes
We Are Aliens berawal sebagai proyek akar rumput yang didukung oleh para penggemar.
Tim produksi meluncurkan kampanye crowdfunding di platform Motion Gallery untuk meningkatkan kualitas film dan memperluas perilisan.
Kampanye tersebut melampaui target awal ¥8 juta, berhasil mengumpulkan lebih dari ¥9,6 juta, menunjukkan dukungan kuat dari penonton bahkan sebelum film selesai diproduksi.
Berkat dukungan luar biasa itu, We Are Aliens segera mencapai beberapa festival film terbesar dunia.
Film ini tayang perdana di bagian Directors' Fortnight di Festival Film Cannes sebelum berkompetisi di Festival Film Animasi Internasional Annecy, salah satu acara animasi paling bergengsi di dunia.
Update Terbaru
Khutbah Jumat 3 Juli 2026 Ajak Umat Muhasabah Memasuki Tahun Baru Hijriah
Rabu / 01-07-2026, 10:51 WIB
Meksiko Unggul 2-0 atas Ekuador di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Potensi Ekonomi Kreatif Secara Utuh
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Prabowo Puji 1.000 SPPG Polri: Dapur MBG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Mahfud MD Sebut Vonis Anak Buah Jadi Pintu Masuk Jerat Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
PDIP Kirim Surat ke BGN Minta Data Dugaan Keterlibatan Kader di Program MBG
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Soroti Peran Besar Polri di Ketahanan Pangan, Sebut Gudang Jagung hingga Desa Jadi Bukti Nyata
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB






