Pakistan Tegaskan Tak Akan Akui Israel Meski Berhasil Mediasi Iran-AS
Pemerintah Pakistan memastikan tidak akan mengubah sikap politik luar negerinya terhadap Israel.
Islamabad tetap menolak mengakui negara tersebut meski baru saja berhasil memediasi kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat.
>>> Pemerintah Tegaskan Patriot Bond Bukan Tax Amnesty, Dana Investor Aman
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menegaskan bahwa posisi negaranya tidak akan berubah terkait konflik Israel-Palestina.
"Kami percaya bahwa kami tidak mengakui Israel. Kami tidak akan mengakui mereka sampai selesainya masalah Palestina," kata Zahid, Sabtu (27/6).
Menurut Zahid, Pakistan akan terus memberikan dukungan penuh secara diplomatik, politik, dan moral kepada Palestina. Sikap tersebut merupakan prinsip yang selama ini dipegang Islamabad di Timur Tengah.
Alasan Pakistan belum mengakui Israel berkaitan dengan situasi yang masih dialami rakyat Palestina. Hal itu termasuk pendudukan wilayah dan konflik yang belum berakhir.
Pakistan juga tetap mendukung penyelesaian konflik melalui solusi dua negara. Palestina dan Israel diharapkan dapat hidup berdampingan secara damai sebagai dua negara yang saling mengakui kedaulatan masing-masing.
>>> Pencurian Tempat Sampah Knicks Viral, Dinas Sanitasi NYC Adakan Giveaway
"Baik Palestina maupun Israel perlu hidup dalam damai dan harmoni satu sama lain, tetapi hal itu bisa dicapai melalui negara yang merdeka berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967 dan Yerusalem Timur di Palestina," ujar Zahid.
Pernyataan Pakistan menjadi perhatian karena disampaikan di tengah meningkatnya peran diplomatik negara itu di kawasan.
Islamabad sebelumnya dipercaya menjadi mediator dalam negosiasi yang menghasilkan kesepakatan damai sementara antara Iran dan Amerika Serikat.
Namun Pakistan menegaskan keberhasilan diplomasi tersebut tidak berkaitan dengan perubahan sikap terhadap Israel. Sikap Islamabad juga muncul ketika konflik Israel-Palestina kembali memanas.
Agresi Israel ke Gaza menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur terus bertambah. Isu pendudukan wilayah juga masih menjadi sorotan dunia internasional.
>>> Orang Tua Didakwa Membunuh Anak Obesitas dengan Diet Junk Food
Pakistan menegaskan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel bukan menjadi bagian dari agenda diplomatiknya selama persoalan kemerdekaan belum didapatkan oleh Palestina.
Update Terbaru
Baca Online Nano Machine Chapter 318 Hari Ini, Cek Jam Rilisnya
Rabu / 01-07-2026, 08:00 WIB
GAIKINDO Apresiasi Dukungan Pemerintah, Usul Insentif untuk Semua Jenis Kendaraan
Rabu / 01-07-2026, 07:55 WIB
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis untuk Ratusan Anak Prasejahtera
Rabu / 01-07-2026, 07:55 WIB
Mark Hamill Akui Tak Paham Twisted Metal, Tapi Nikmati Peran Paus New York
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Perwakilan Serikat Pekerja Rockstar: Bos GTA 6 Mampu Penuhi Tuntutan Karyawan
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Blake Lively dan Ryan Reynolds Berjuang Pertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Tekanan Publik
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Presiden Paraguay Tetapkan Hari Libur Nasional Usai Kalahkan Jerman di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Rp809 Miliar, Harta Tak Cukup
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Cara Cek Daftar Penerima Bantuan PKH, BPNT, PIP, dan KIP Kuliah Cair Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Pajak JHT 5 Persen Picu Penolakan Buruh, KSPSI Desak Pemerintah Cabut Kebijakan
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
MK Tolak Gugatan Mahasiswa, Pilkada Langsung Tetap Berlaku
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Taylor Sheridan Ungkap Alasan Tinggalkan Dunia Akting di Acara Howard Stern
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Pasangan Hollywood Hadapi Sorotan Publik Akibat Dugaan Keretakan Rumah Tangga
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Ian Poulter Incar Terobosan Major di U.S. Senior Open
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB






