Maxim Bebaskan Komisi untuk Mitra Driver Disabilitas
Maxim Indonesia mengumumkan pembebasan komisi bagi mitra driver penyandang disabilitas. Kebijakan ini disampaikan dalam penandatanganan nota kesepahaman dengan Yayasan Cheshire Indonesia pada Rabu (25/06).
Dengan pembebasan komisi, seluruh pendapatan dari setiap perjalanan akan diterima penuh oleh mitra driver tanpa potongan platform.
>>> Rekayasa Lalu Lintas Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI
Selain itu, Maxim memberikan perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tanpa biaya. Inisiatif ini disebut sebagai yang pertama di antara platform transportasi online di Indonesia.
“Program bebas komisi dan perlindungan sosial merupakan bentuk investasi kami dalam menciptakan kesempatan yang setara di tengah perkembangan ekonomi digital,” ujar Dirhamsyah, Development Director Maxim Indonesia.
Mitra driver disabilitas juga akan mendapatkan kendaraan yang telah dimodifikasi.
Penyesuaian meliputi pedal gas dan rem pada kendaraan roda empat serta modifikasi tempat duduk pada kendaraan roda dua.
Kolaborasi dengan Yayasan Cheshire Indonesia, organisasi nirlaba yang fokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas, semakin memperkuat dukungan Maxim.
Sebagai bagian kerja sama, Maxim memberikan saldo perjalanan senilai Rp18 juta kepada Yayasan Cheshire Indonesia untuk mendukung mobilitas penerima manfaat.
>>> China Luncurkan Superkomputer Terkuat di Dunia, Tak Pakai GPU
Kerja sama ini didorong oleh rendahnya angka partisipasi angkatan kerja penyandang disabilitas di Indonesia. Saat ini partisipasi baru mencapai 44 persen, di bawah rata-rata nasional 69 persen.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 22,97 juta penyandang disabilitas di Indonesia atau 8,5 persen dari total populasi.
Tingkat kemiskinan kelompok ini mencapai 11,42 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional 8,57 persen.
Dari 720.748 penyandang disabilitas yang bekerja, sekitar 75 persen berada di sektor informal dan hanya 2,8 persen yang memiliki pendidikan tinggi.
Ketua Yayasan Cheshire Indonesia, Janthy Nihardjo, menyatakan kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memperluas akses penyandang disabilitas.
>>> Kampung di Gunungkidul Ini Hilang Ditinggal Warga, Kini Bak Kota Mati
“Kerja sama ini sangat berarti karena membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk bermobilitas, bekerja, dan hidup mandiri,” ujarnya.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






