PLN Bangun Sarana Air Bersih di Bandung, Tingkatkan Kualitas Hidup Warga
Keterbatasan akses air bersih yang selama ini dihadapi warga Kampung Warukut dan Kampung Sekeangkrih di Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung, mulai teratasi.
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) membangun Sarana Air Bersih (SAB) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.
>>> Jenazah Tersangka Penembakan di Jalan Tol Kansas City Ditemukan di Ruang Bawah Tanah Rumah Keluarga
Kebutuhan air bersih menjadi faktor penting yang memengaruhi kualitas hidup, kesehatan keluarga, dan produktivitas ekonomi warga.
Selama ini, keterbatasan air bersih menjadi tantangan dalam berbagai aktivitas sehari-hari seperti memasak, mandi, mencuci, dan menjaga sanitasi lingkungan.
Program pembangunan Sarana Air Bersih mencakup pengeboran sumber air, pemasangan jaringan perpipaan, pembangunan tangki penampungan, serta penyediaan sambungan listrik untuk operasional distribusi air.
Dukungan untuk Kesejahteraan Masyarakat
General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, menegaskan bahwa PLN terus memperluas manfaat perusahaan melalui program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting. Melalui program TJSL ini, PLN ingin memastikan manfaat kehadiran perusahaan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Kishartanto.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
>>> Pelatih Caitlin Clark Murka pada Wasit, Tinju ke Tenggorokan Bintang WNBA Dinilai 'Gila'
Kepala Desa Cileunyi Wetan, Hari Haryono, mengapresiasi bantuan PLN yang dinilai memberikan manfaat nyata dan memperkuat program pembangunan desa.
“Air bersih sangat penting bagi masyarakat. Bantuan ini akan memberikan manfaat besar bagi warga Kampung Warukut dan Kampung Sekeangkrih,” kata Hari.
Update Terbaru
Meksiko Unggul 2-0 atas Ekuador di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Potensi Ekonomi Kreatif Secara Utuh
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Prabowo Puji 1.000 SPPG Polri: Dapur MBG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Mahfud MD Sebut Vonis Anak Buah Jadi Pintu Masuk Jerat Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
PDIP Kirim Surat ke BGN Minta Data Dugaan Keterlibatan Kader di Program MBG
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Soroti Peran Besar Polri di Ketahanan Pangan, Sebut Gudang Jagung hingga Desa Jadi Bukti Nyata
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB






