PDIP Balas AHY soal Kritik Konstruktif: Kritik Bukan Tugas Cari Solusi
Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus merespons pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai kritik konstruktif terhadap pemerintah.
Menurut Deddy, ucapan AHY tidak bisa dilepaskan dari konteks politik yang berkembang, terutama terkait posisi PDIP yang aktif melontarkan kritik.
>>> Amnesty International Desak Pelatihan Militer untuk Manajer Kopdes Merah Putih Dihentikan
Ia menilai pernyataan AHY yang menyebut kritik seharusnya konstruktif dan tidak memecah belah bangsa dapat ditafsirkan sebagai sindiran kepada PDIP.
"AHY jelas-jelas bilang boleh kritik asal konstruktif tapi tidak boleh memecah belah bangsa dan mendiskreditkan," kata Deddy.
Deddy berpandangan bahwa narasi tersebut secara tidak langsung memberi kesan kritik PDIP dianggap tidak membangun dan merugikan pemerintah.
Karena itu, ia tetap berpegang bahwa pernyataan AHY mengandung unsur hasutan politik meskipun dibantah elite Partai Demokrat.
Kritik Tidak Harus Beri Solusi
Deddy juga menolak anggapan bahwa kritik kepada pemerintah harus selalu dibarengi solusi atau rekomendasi kebijakan.
Ia menilai cara pandang semacam itu mengingatkan pada praktik politik masa lalu yang membatasi ruang kritik masyarakat.
>>> Kejagung Tolak Justice Collaborator Sony Sanjaya, Ini Alasannya
"AHY harus tahu juga, tidak ada yang namanya kritik konstruktif dan memberikan solusi itu sangat berbau Orba.
Kritik adalah kritik, kalau benar silakan terima, kalau tidak ya abaikan saja," tegasnya.
Menurut Deddy, tugas mencari jalan keluar atas persoalan publik berada di tangan pemerintah yang memiliki kewenangan, anggaran, dan birokrasi.
"Bukan tugas rakyat mencari solusi tapi tugas pemerintah/eksekutif. Enak banget dikasih kekuasaan, anggaran, birokrasi tapi masih minta solusi.
Kalau kritik rakyat tidak bisa diberikan solusi, ya mundur saja!" lanjutnya.
>>> Penjualan SCG Indonesia Tumbuh 16% di Kuartal I 2026, Capai Rp5,05 Triliun
Pernyataan ini menjadi babak terbaru dalam adu argumen antara PDIP dan Demokrat yang sebelumnya dipicu respons Demokrat terhadap kritik PDIP.
Update Terbaru
Casio Luncurkan Jam Tangan Pro Trek PRJ-01 dengan Dial Analog, Pengisian Tenaga Surya, dan Klip Karabiner
Kamis / 02-07-2026, 07:16 WIB
Kisah Haru Pria 25 Tahun Bertubuh Bayi Akibat Kelainan Langka
Kamis / 02-07-2026, 07:16 WIB
Penyerang St. John's Donnie Freeman Alami Cedera Achilles, Absen Semusim
Kamis / 02-07-2026, 06:36 WIB
Pokemon TCG 30th Celebration Hadirkan 27 Produk, Siapkan Diri Koleksi
Kamis / 02-07-2026, 06:36 WIB
Kekhawatiran Hideo Kojima Muncul Kembali Saat PlayStation Hentikan Game Fisik
Kamis / 02-07-2026, 06:36 WIB
Dallas Mavericks Dapatkan Santi Aldama dari Memphis Grizzlies
Kamis / 02-07-2026, 06:35 WIB
Philadelphia 76ers Pertimbangkan Tukar Joel Embiid dengan Jimmy Butler
Kamis / 02-07-2026, 06:35 WIB
Harry Kane Bawa Inggris ke 16 Besar Piala Dunia Usai Kalahkan DR Kongo
Kamis / 02-07-2026, 06:35 WIB
Philadelphia 76ers Dapatkan Jaylen Brown dari Boston Celtics
Kamis / 02-07-2026, 06:35 WIB
Belgium Bangkit Dramatis, Kalahkan Senegal 3-2 di Perpanjangan Waktu
Kamis / 02-07-2026, 06:30 WIB
Roberto Martinez Bela Cristiano Ronaldo Jelang Lawan Kroasia
Kamis / 02-07-2026, 06:30 WIB
Poki Games: Daftar Game Trending Juli 2026, Mainkan Sekarang Gratis!
Kamis / 02-07-2026, 06:30 WIB
CrazyGames Tembus 35 Juta Pengguna, Luncurkan Fitur Multiplayer Baru
Kamis / 02-07-2026, 06:29 WIB
Android 17 QPR1 Beta 6 Hadir dengan Pencapaian Stabilitas Platform
Kamis / 02-07-2026, 06:29 WIB






