Seorang pemuda asal Provinsi Hunan, China, bernama Wang Junming (25) menjalani hidup yang unik. Tubuhnya hanya setinggi 66 sentimeter dengan tingkat kecerdasan seperti anak kecil.

Wang menjadi 'bayi' kesayangan keluarga, termasuk adik perempuannya, Xiaoling (21). Ia masih tidur sebelum jam delapan malam dan tidak perlu memikirkan kuliah atau pekerjaan.

>>> Penyerang St. John's Donnie Freeman Alami Cedera Achilles, Absen Semusim

Namun, kantung mata, kerutan wajah, dan suaranya menunjukkan bahwa ia bukan bayi sungguhan. Kisah Wang viral setelah Xiaoling membagikan keseharian mereka di media sosial.

Akun tersebut kini memiliki lebih dari 163.000 pengikut. Popularitas ini membawa berkah, orang-orang membantu menghubungkan Wang dengan rumah sakit.

Diagnosis dan Pengobatan

Pada Februari 2026, Wang didiagnosis menderita defisiensi hormon pituari, kondisi langka di mana kelenjar pituari gagal memproduksi hormon pengatur metabolisme dan pertumbuhan.

Orang tua Wang pernah membawanya ke rumah sakit di Changsha dan sempat mendapat obat.

Namun, pengobatan terhenti karena faktor ekonomi; sang ayah hanya berpenghasilan 3.000 yuan (sekitar Rp6,5 juta) per bulan.

Ibunya yang saat itu masih takhayul percaya kondisi Wang adalah takdir, sehingga memutuskan merawatnya tanpa pengobatan medis lanjutan.

Dr. Deng Chao, ahli endokrinologi dari Second Xiangya Hospital, menjelaskan ada kelainan pada gen POU1F1 Wang. Menurut riset 2021, hanya ada 114 pasien dengan kondisi serupa di dunia.

Saat ini Wang menjalani terapi hormon rutin. Tim dokter belum bisa memprediksi efektivitasnya karena usianya sudah dewasa.

>>> Pokemon TCG 30th Celebration Hadirkan 27 Produk, Siapkan Diri Koleksi

"Kami belum tahu apakah tulangnya mampu menopang berat badan yang bertambah, meski terapi ini mungkin membantunya berjalan sendiri dan meningkatkan IQ," ujar Dr. Deng Chao.