5 Kebiasaan Pagi yang Sebaiknya Dihindari Menurut Dokter Umum
Rutinitas pagi sering kali dilakukan secara otomatis, namun beberapa kebiasaan ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Dr David Weinstein, dokter umum NHS di Inggris, membagikan lima hal yang ia harap orang-orang hindari di pagi hari.
>>> Yamaha Akui Penjualan Motor Tertekan Kondisi Ekonomi
1. Minum Kopi di Pagi Hari
Kopi memang terasa membangunkan, tetapi Dr David menyarankan untuk minum air putih terlebih dahulu.
Menurutnya, kopi dapat menyebabkan dehidrasi sepanjang hari. Ia merekomendasikan memulai hari dengan segelas air putih setelah puasa semalaman.
Dr David menambahkan, kebiasaan ini bisa mengurangi keluhan sakit kepala. Namun, kopi tetap boleh dikonsumsi asal tidak dijadikan sumber energi utama.
2. Sereal Manis
Sereal sering diklaim sehat, padahal banyak mengandung gula tinggi.
Dr David bahkan mengusulkan pajak tinggi pada sereal dan peringatan seperti pada bungkus rokok. Ia menyarankan yogurt Yunani dengan buah dan kacang sebagai alternatif.
>>> TransJakarta Hapus Rute 1N dan 10D per 1 Juli, Ini Jalur Penggantinya
3. Melewatkan Sarapan
Tidak sarapan bisa membuat seseorang sangat lapar pada pukul 10 atau 11 pagi, sehingga cenderung memilih camilan tidak sehat.
Sarapan penting untuk mengembalikan glukosa tubuh dan memberikan energi. Puasa di pagi hari hanya efektif jika sudah ada rencana makan siang yang sehat.
4. Scroll Media Sosial di Pagi Hari
Dr David mengaku juga sering melakukan kebiasaan ini. Namun, ia menilai hal itu buruk karena memicu stres dan kecemasan sejak awal hari.
Ia menyarankan untuk tidak menyentuh ponsel selama 15 menit pertama setelah bangun. Lakukan peregangan ringan atau pikirkan hal-hal yang disyukuri.
5. Langsung Duduk atau ke Mobil Setelah Bangun
Kebiasaan 'bed to chair' atau 'bed to car' dianggap beracun oleh Dr David. Terutama bagi pekerja jarak jauh yang langsung beralih dari tempat tidur ke laptop.
>>> Meski Kalah dari Swiss, Suporter Kanada Tetap Bersorak Gembira
Penelitian tahun 2025 menunjukkan perilaku sedentari berdampak negatif pada kesehatan. Ia merekomendasikan 15 menit gerakan ringan, seperti peregangan atau jalan kaki di luar ruangan.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






