Jalan Kaki 30 Menit Efektif Turunkan Darah Tinggi, Ini Kata Dokter
Jalan kaki menjadi salah satu cara sederhana namun efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Dokter spesialis penyakit dalam, Amit Saraf, mengatakan masyarakat tidak perlu melakukan olahraga berat untuk memperoleh manfaat bagi kesehatan jantung.
>>> Riset: 73% Perempuan Indonesia Alami Gangguan Pigmentasi Kulit
Menurutnya, sebagian besar orang dewasa cukup melakukan jalan kaki cepat selama 30 menit setiap hari, setidaknya lima kali dalam seminggu.
Aktivitas fisik ringan hingga sedang ini dinilai mampu membantu mengendalikan tekanan darah sekaligus meningkatkan kebugaran tubuh.
"Durasi ini setara dengan 150 menit per minggu, yang juga menjadi rekomendasi dasar untuk menjaga kesehatan jantung.
Ini sudah cukup untuk memberikan perubahan yang berarti pada tekanan darah," ujar Dr. Amit Saraf dikutip dari Indian Express, Kamis (25/6/2026).
Konsistensi Lebih Penting dari Kecepatan
Yang tak kalah penting adalah konsistensi dan intensitas, bukan sekadar kecepatan. Jalan cepat diartikan sebagai langkah yang mampu meningkatkan detak jantung dan pernapasan, namun masih memungkinkan untuk berbicara.
Jika 30 menit terasa berat, aktivitas ini bisa dipecah menjadi beberapa sesi singkat, misalnya 10 hingga 15 menit dalam sehari.
Pola ini tetap efektif selama dilakukan secara rutin.
>>> Age of Empires Mobile: PC Edition Resmi Dirilis di Steam dan Microsoft Store
Bagi penderita tekanan darah tinggi, peningkatan aktivitas fisik sekecil apa pun tetap memberikan manfaat.
Sejumlah studi menunjukkan, jalan kaki secara teratur dapat menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 4 hingga 9 mmHg.
"Seiring waktu, kebiasaan ini juga membantu melancarkan sirkulasi darah, menjaga berat badan, serta mengurangi stres, yang semuanya berkontribusi terhadap kontrol tekanan darah yang lebih baik," ujar Dr. Saraf.
Efeknya bisa semakin optimal jika dibarengi kebiasaan sederhana, seperti memilih tangga dibanding lift, berjalan setelah makan, atau menyempatkan diri berjalan santai di sore hari.
Aktivitas di luar ruangan, terutama di area hijau, juga dinilai mampu menekan tingkat stres.
"Memulai secara perlahan dan meningkatkan durasi secara bertahap dinilai lebih aman dibanding langsung melakukan olahraga berat," kata ia.
>>> iPhone Ultra 2 Dikonfirmasi dengan Layar Lipat Lebih Lebar, Nasib iPhone Air 3 Masih Misteri
Bagi individu dengan tekanan darah sangat tinggi atau memiliki riwayat penyakit jantung, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai rutinitas olahraga baru.
Update Terbaru
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
Rabu / 01-07-2026, 08:36 WIB
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Honda Jual Accord ke-15 Juta di AS, Adik Pembeli Pertama Jadi Pemilik ke-15.000.001
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Irak Tangkap 47 Pejabat Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Survei: Banyak Bank Sentral Dunia Mulai Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Daftar 16 Negara Bebas Visa Indonesia, Turun Drastis dari 169 Negara
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT Bhayangkara ke-80
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Mbappe Kirim Pesan Menyentuh untuk Deschamps Usai Bungkam Swedia
Rabu / 01-07-2026, 08:32 WIB
Cara Membuat Username WhatsApp agar Bisa Chat Tanpa Nomor HP
Rabu / 01-07-2026, 08:32 WIB
Apple Lobi AS Agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan
Rabu / 01-07-2026, 08:32 WIB
Bandara Paling Berbahaya di Dunia, Tak Semua Pilot Bisa Mendarat di Sini
Rabu / 01-07-2026, 08:32 WIB
Backrooms Rilis Versi Extended, Tambahan 15 Menit Footage
Rabu / 01-07-2026, 08:32 WIB
Motor Jarang Dipakai? Ini Waktu Tepat Ganti Oli Mesin
Rabu / 01-07-2026, 08:31 WIB
Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:31 WIB






