PLN Ungkap Penyebab Mati Lampu di Banjarmasin, Ini Daftar Wilayahnya
PT PLN (Persero) mengumumkan gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Kamis (25/6).
Melalui akun Instagram resmi PLN UP3 Banjarmasin, perusahaan menyebut gangguan terjadi akibat kendala operasional pada sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan yang menyebabkan penurunan pasokan daya.
>>> Afrika Selatan Bungkam Korea Selatan dan Ukir Sejarah ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
"PLN UP3 Banjarmasin menyampaikan bahwa sehubungan dengan adanya kendala operasional sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan yang mengakibatkan penurunan pasokan daya," tulis Manajer PLN UP3 Banjarmasin Yanuar dalam pengumuman yang dirilis pukul 10.00 WITA.
PLN menyebut pihaknya melakukan pengaturan beban pada sistem interkoneksi guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan.
"Petugas PLN saat ini melakukan pengaturan beban pada sistem interkoneksi sebagai langkah menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara menyeluruh," kata Yanuar.
Pengaturan beban tersebut berdampak pada pemadaman listrik di sejumlah wilayah, antara lain Jalan PM Noor sebagian, Banjar Raya, Komplek UKA/Trisakti Ujung, Lingkar Selatan, Basirih Kubah, Banyiur Luar, Komplek Lumba-Lumba, Yos Sudarso, Airmantan, Hasan Basri sebagian, Kayu Tangi 2, Anshari Shaleh, Adhyaksa, Simpang Sungai Andai, Pondok Metro, Tulip, Flamboyan, Cendana, Alalak Tengah, Alalak Utara, HKSN, Komplek AMD, Komplek Surya Gemilang, Perdagangan, dan wilayah sekitarnya.
PLN menyebut proses pemulihan masih terus dilakukan secara terkoordinasi agar pasokan listrik dapat kembali normal secara bertahap.
"Upaya percepatan pemulihan terus dilakukan secara terkoordinasi agar pasokan listrik dapat kembali normal secara bertahap," ujar Yanuar.
Gangguan listrik dilaporkan telah terjadi sejak Rabu (24/6) dan berlanjut hingga Kamis (25/6). Sejumlah warga mengeluhkan pemadaman yang terjadi berulang dan berlangsung cukup lama.
Update Terbaru
Canaya, Kopi Inovasi Panas Bumi dari Pertamina Geothermal Energy
Rabu / 01-07-2026, 12:01 WIB
J&T Express Perluas Layanan ke 60 Negara, Bidik Peluang Ekspor UMKM
Rabu / 01-07-2026, 12:01 WIB
Gemini Spark Kini Bisa Otomatiskan Tugas di Mac, Termasuk dari Jarak Jauh
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Cara Cek Status Penerimaan Bansos PKH Rp1,25 Juta yang Cair untuk KPM Baru 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Instrumen Jaga Pertumbuhan Sulut
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Minyak Naik ke US$73,45 usai Iran Tolak Temui Utusan AS
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2,625 Juta per Gram
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Inggris Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Gantikan Jet Red Arrows yang Menua
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Hasil Piala Dunia: Meksiko Kalahkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Bupati Bangkalan Minta Kematian Sekdin di Bandara Juanda Diusut Tuntas
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
KPK: Ketum Pemuda Pancasila Diduga Kuasai Aset Hasil Korupsi Rita Widyasari
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Daftar 7 Tim Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Prabowo Klaim Dapur MBG Polri Terbaik, Netizen: Kamu Diketawain Negara Lain
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB






