Sutiyoso Kenang Awal Mula Bangun Sistem Transportasi Umum Jakarta
Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengenang awal mula pembangunan sistem transportasi umum di Jakarta saat peringatan HUT ke-499 Jakarta.
Ia mengungkapkan masalah transportasi mulai dipikirkan serius pada 2003. Sebelumnya, fokus pemerintah daerah adalah memulihkan Jakarta pasca kerusuhan Mei 1998.
>>> Cara Cek Status PKH Ibu Hamil 2026 Lewat HP dan Website
"Transportasi ini kita utamakan karena kerugian yang ditimbulkan itu besar ya, langsung maupun tidak langsung.
Langsung itu ya dipastikan orang sering terlambat jadi tidak produktif manusia," kata Sutiyoso dalam Prime Plus di CNN Indonesia TV, Senin (22/6) malam.
Sutiyoso membentuk tim yang terdiri dari akademisi dan pakar transportasi. Tim tersebut melakukan penelitian untuk mengetahui penyebab utama kemacetan Jakarta.
Di saat yang sama, ia melakukan studi banding ke sejumlah negara. Salah satu kota yang didatangi adalah Bogota, Kolombia, yang dinilai memiliki karakteristik mirip Jakarta.
"Mengapa?
Karena situasinya mirip dengan Jakarta ya, ruasnya penduduknya juga padat seperti Jakarta gitu, kok bisa seperti itu," ujarnya.
Dari kunjungan tersebut, ia mengenal konsep transportasi massal seperti MRT, monorel yang kemudian berkembang menjadi LRT, serta Busway.
Sutiyoso juga mempelajari pemanfaatan transportasi sungai saat berkunjung ke Belanda.
>>> Unair Pertahankan Peringkat ke-276 Dunia Versi QS WUR 2027
Sutiyoso menceritakan kondisi transportasi Jakarta saat itu sangat timpang. Penggunaan kendaraan umum hanya sekitar 20 persen, sedangkan kendaraan pribadi mencapai 80 persen.
"Terbalik dengan kondisi kota-kota yang saya ceritakan Bogota itu tadi misalnya kan, kendaraan umumnya 80 persen. Nah kita 20 persen itu pun yang ngebul-ngebul itu gitu kan.
Jadi sedikit dan keadaannya buruk gitu," katanya.
Update Terbaru
Pemerintah Kutuk Keras Pembakaran Pesawat dan Penembakan Pilot oleh OPM
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Ronaldo Jadi Pemain Tertua Cetak Gol di Fase Gugur Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Pelatih Argentina: Cape Verde Lolos 32 Besar Bukan karena Kebetulan
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Karyawan Xbox Pertanyakan Strategi Asha Sharma, Pimpinannya Dinilai Terlalu Terpengaruh Twitter
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
4 Sepeda Road Bike Rp2 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Gowes Jarak Jauh
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
Tiga Pelajar SD Raih Nilai Sempurna di Olimpiade Matematika Nasional
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
Korea Gagal di Piala Dunia 2026, KFA Minta Maaf dan Siapkan Pelatih Baru
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam 30%, Petugas Gunakan Sistem Inject
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta, Saepul Akui Kesalahan
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Amien Rais Sebut PN Jakarta Timur Pengadilan Paling Aneh se-Asia Tenggara
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Hashim Ungkap Ide MBG Sudah Digagas Prabowo Sejak 2006, Tak Akan Dihentikan
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Bank Mandiri Kumpulkan 7.000 Kantong Darah Lewat Program Donor 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:36 WIB






