Roy Suryo dan Dokter Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi, Pilih Jalani Sidang
Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa menolak berdamai dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah.
Penolakan itu disampaikan di hadapan jaksa penuntut umum, meski berpotensi membuat keduanya menghadapi proses persidangan hingga ancaman pidana penjara.
>>> Kemenkes Buka Lowongan Finance & Administrative Assistant, Gaji Rp5 Juta
Tawaran Perdamaian dan Plea Bargaining Ditolak
Kuasa hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, Gafur Sangadji, mengungkapkan bahwa kliennya ditawari mekanisme restorative justice (RJ) untuk menyelesaikan perkara melalui perdamaian dengan Jokowi.
Selain itu, mereka juga mendapat tawaran plea bargaining atau pengakuan bersalah. Dalam praktik hukum, pengakuan bersalah dan perdamaian sering menjadi pertimbangan yang meringankan hukuman.
Namun, kedua kliennya menolak seluruh tawaran tersebut karena merasa tidak melakukan tindak pidana.
"Mas Roy dan Bu Tifa secara tegas di hadapan Jaksa Penuntut Umum menyatakan tidak akan berdamai dengan Pak Joko Widodo.
Menolak," tegas Gafur, dikutip Selasa (23/6).
Menurut tim kuasa hukum, alasan utama penolakan itu karena keduanya merasa tidak pernah melakukan tindak pidana.
>>> Cara Mengecek BPNT Juni 2026 Secara Online Pakai HP
Roy Suryo dan Dokter Tifa meyakini apa yang mereka lakukan sebatas mengkaji dan meneliti objek ijazah yang masih menjadi polemik di ruang publik.
"Mas Roy dan Bu Tifa merasa tidak pernah bersalah dalam peristiwa pidana ini, karena yang mereka lakukan adalah meneliti objek ijazah yang diragukan, yang selama bertahun-tahun menjadi polemik.
Tidak pernah ada kepastian hukum, tidak pernah ada putusan pengadilan yang menyatakan ijazah ini asli," kata Gafur.
Proses Hukum Berlanjut
Update Terbaru
Gol Emam Ashour Bawa Mesir Ungguli Australia 1-0 di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 01:51 WIB
Sahroni Desak Tindak Tegas Penyerangan saat Gerebek Narkoba di Kalteng
Sabtu / 04-07-2026, 01:50 WIB
Angkatan Laut AS Capai Target Rekrutmen 3 Bulan Lebih Awal
Sabtu / 04-07-2026, 01:50 WIB
WHO: Rokok dan Alkohol Sebabkan Hampir Setengah Kanker yang Dapat Dicegah
Sabtu / 04-07-2026, 01:50 WIB
Xiaomi Luncurkan Redmi Pad 2 9.7 4G, Targetkan Segmen Menengah
Sabtu / 04-07-2026, 01:46 WIB
Menhut Raja Juli Buka Suara soal Amplop dari Bupati Kuansing
Sabtu / 04-07-2026, 01:42 WIB
AHY Berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi di Medan Segera Rampung
Sabtu / 04-07-2026, 01:42 WIB
6 Provinsi Ini Masih Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 01:41 WIB
Tom Holland Ungkap Pengaruh Peter 2 dan Peter 3 pada Kostum Spider-Man Baru
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Tom Holland Ungkap Pengaruh Peter 2 dan Peter 3 pada Kostum Spider-Man Baru
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Trump Batalkan Rencana Hegseth Tarik Pasukan AS dari Eropa
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Pemerintah AS Buka Lelang Perawatan Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Sabtu / 04-07-2026, 01:21 WIB
Mod Stalking di Final Fantasy 14 Kembali Dihapus, Pemain Kecam Kurangnya Tindakan Square Enix
Sabtu / 04-07-2026, 01:16 WIB
Trump Rencanakan Pengampunan Massal Hari Kemerdekaan, Malaysia Kejar Jho Low
Sabtu / 04-07-2026, 01:16 WIB






