Tes Darah Baru Deteksi Berbagai Demensia Sekaligus dengan Akurasi 92,3%
Sebuah terobosan baru dalam diagnosis demensia hadir dari Washington University School of Medicine di St. Louis.
Para peneliti mengembangkan tes darah bernama GPND-AI yang mampu mendeteksi beberapa jenis demensia sekaligus, bukan hanya satu penyakit.
>>> OnePlus Nord 6 vs iQOO Neo 10: Pilih Ponsel Snapdragon 8s Gen 4 Mana?
Tes ini menggunakan model kecerdasan buatan yang dilatih pada 15 protein darah. Protein-protein tersebut dipilih dari 123 kandidat awal yang terkait dengan penyakit neurodegeneratif.
GPND-AI dapat membedakan Alzheimer, Parkinson, demensia frontotemporal, demensia dengan badan Lewy, serta penuaan otak yang sehat.
Saat diuji terhadap jaringan otak hasil otopsi, prediksi alat ini cocok dengan patologi fisik dengan akurasi 92,3%.
Mengatasi Diagnosis Tunggal yang Tidak Akurat
Dr. Carlos Cruchaga, penulis senior studi tersebut, menjelaskan bahwa banyak pasien saat ini hanya diberi satu diagnosis seperti Alzheimer atau Parkinson.
Padahal, otak mereka sering menunjukkan campuran beberapa penyakit.
Alat yang ada sebelumnya tidak dirancang untuk menangkap kompleksitas tersebut. GPND-AI memberikan gambaran proporsional tentang semua penyakit neurodegeneratif utama yang terjadi secara bersamaan pada seseorang.
Panel protein akhir mencakup p-tau217, yang sudah menjadi penanda utama untuk tes Alzheimer.
Namun, panel baru ini menggabungkannya dengan penanda darah yang melacak kerusakan sinapsis, cedera saraf, dan neuroinflamasi.
Validasi dengan Jaringan Otak Nyata
Tim peneliti melatih pengklasifikasi pada data protein darah dari lebih dari 3.200 orang.
Kelompok ini mencakup pasien dengan diagnosis klinis Alzheimer, Parkinson, demensia frontotemporal, demensia dengan badan Lewy, dan kontrol sehat.
Untuk memvalidasi, mereka menguji pada 225 orang yang telah menjalani penilaian kognitif saat hidup dan menyumbangkan otak untuk otopsi.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






