Bank Mega Syariah Optimistis Pembiayaan Komersial Tumbuh di 2026
Bank Mega Syariah optimistis terhadap prospek pertumbuhan pembiayaan komersial sepanjang tahun 2026.
Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dinilai tidak akan menyurutkan peluang pembiayaan pada sektor-sektor produktif domestik.
>>> Sanksi FIFA Hambat Persib Bandung Resmikan Luka Menalo
Corporate & Business Banking Division Head Bank Mega Syariah, Guritno, mengatakan pihaknya tetap fokus menyalurkan pembiayaan pada sektor strategis.
"Bank Mega Syariah melihat penguatan dolar AS sebagai salah satu dinamika global yang perlu dicermati.
Namun kondisi tersebut tidak mengurangi peluang pertumbuhan pembiayaan korporasi," ujar Guritno dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).
Optimisme ini didorong oleh realisasi kinerja segmen komersial yang mencatatkan pertumbuhan positif.
Outstanding pembiayaan komersial Bank Mega Syariah mencapai lebih dari Rp5,7 triliun per Mei 2026.
Secara year to date (YtD), performa tersebut tumbuh 13,22% dari posisi Desember 2025 yang tercatat Rp5,17 triliun.
Capaian ini ditopang oleh dua sub-segmen utama, yaitu pembiayaan korporasi dan business banking.
Pembiayaan korporasi memiliki porsi 43,76% dari total pembiayaan bank atau setara lebih dari Rp4,4 triliun.
Pembiayaan business banking berkontribusi 13,86% atau senilai lebih dari Rp1,4 triliun pada Mei 2026.
Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan pembiayaan korporasi.
>>> AS Pasang Sistem Rudal Typhon di Jepang untuk Jaga-jaga Ancaman China
Keduanya dianggap memiliki fundamental kuat, tingkat kebutuhan stabil, dan prospek positif.
Peluang pembiayaan lain juga menyasar bidang infrastruktur, komoditas, perdagangan, transportasi, logistik, hingga jasa.
Kesempatan ini terbuka lebar bagi pelaku usaha yang berorientasi ekspor atau memiliki pendapatan berbasis valuta asing.
Penguatan dolar AS dapat menjadi momentum positif bagi eksportir karena berpotensi mendongkrak daya saing produk ekspor Indonesia.
Update Terbaru
Mengapa Laporan Hasil Observasi Harus Objektif? Ini 5 Alasannya
Rabu / 01-07-2026, 13:01 WIB
Gandeng Ulama, Pemkot Surabaya Targetkan Cakupan Imunisasi Anak Tembus 90 Persen
Rabu / 01-07-2026, 13:01 WIB
Kata-kata Didier Deschamps ke Kylian Mbappe Bawa Prancis Mulus Hampir ke Final Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Deschamps Beri Hormat Khusus Usai Mbappe Bikin Dua Gol ke Gawang Swedia
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Vasektomi Tak Ganggu Fungsi Seksual Pria, Ini Penjelasan Ahli
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin di Hanoi hingga 2028
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Inggris Siapkan Adu Penalti Hadapi RD Kongo di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Nano Machine Chapter 319 Siap-Siap Panas! Ini Hal yang Perlu Diingat
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau Juli 2026, Waspada Dampaknya
Rabu / 01-07-2026, 12:57 WIB
Beli Tiket ARTJOG 2026 Lewat BRImo, Dapat Diskon 15 Persen
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
DPR Hormati Putusan MK yang Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Rakyat
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Haaland Jadi Pahlawan, Norwegia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Neraca Perdagangan RI Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Cara Cek Tilang Elektronik ETLE Online via HP, Jangan Sampai STNK Diblokir
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB






