Peringatan Polusi Udara Parah di London Saat Suhu Capai 39°C
Warga London diminta mengurangi perjalanan mobil karena polusi udara diperkirakan mencapai level berbahaya saat suhu melonjak hingga 39°C pekan ini.
Walikota London Sadiq Khan mengeluarkan peringatan polusi udara tinggi pada Senin, seiring ibu kota Inggris bersiap menghadapi suhu panas ekstrem selama sepekan.
>>> Danantara Gelar Forum Strategis Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Khan mendesak warga untuk menjaga tetangga yang rentan, mengurangi perjalanan mobil, dan menghindari mesin menyala saat berhenti guna menekan polusi.
"Cuaca panas dan cerah serta polusi dari Eropa daratan diperkirakan akan meningkatkan kadar ozon," tulisnya pada Minggu sore.
London dan sebagian besar Inggris selatan dan tengah telah ditempatkan dalam peringatan amber untuk cuaca panas ekstrem selama empat hari berturut-turut, Senin hingga Kamis.
Kantor Meteorologi (Met Office) memperingatkan adanya "efek kesehatan yang merugikan" yang dapat memengaruhi populasi luas, termasuk sengatan matahari dan kelelahan akibat panas.
Mereka juga mengatakan peralatan dan sistem yang sensitif terhadap panas berisiko gagal, yang dapat menyebabkan pemadaman listrik dan hilangnya beberapa layanan.
Suhu diperkirakan mencapai 38°C pada Selasa di London dan bertahan hingga Kamis.
>>> Persib Bandung Sepakati Transfer Winger Bosnia Luka Menalo
Jika terwujud, ini akan menjadi Juni terpanas dalam catatan Inggris, melampaui rekor sebelumnya 35,6°C yang dicapai pada 1976 di Southampton dan 1957 di Camden Square, London.
Musim panas 1976 menyaksikan salah satu gelombang panas paling intens di Inggris, dengan 15 hari berturut-turut mencapai 32°C atau lebih tinggi dan 36 hari tanpa curah hujan di Inggris dan Wales.
Kekurangan air menyebabkan Parlemen mengesahkan Undang-Undang Kekeringan, yang memberlakukan penjatahan air dan penggunaan pompa air darurat. Sekitar £500 juta tanaman hancur pada tahun itu.
Tahun ini telah mencatat musim semi terpanas dalam catatan, dengan suhu menembus 30°C pada Mei.
Musim panas tahun lalu adalah yang terpanas sejak pencatatan dimulai, dengan suhu rata-rata 16,1°C antara Juni dan Agustus.
>>> Chelsea Tegaskan Josh Acheampong Tidak Dijual di Tengah Minat Arsenal dan MU
Ahli meteorologi Met Office Simon Partridge memperingatkan bahwa cuaca ekstrem menjadi "lebih sering" akibat perubahan iklim. "Sayangnya, itulah yang terjadi saat ini dan tampaknya tidak melambat," katanya.
Update Terbaru
Cara Cek Daftar Penerima Bantuan PKH, BPNT, PIP, dan KIP Kuliah Cair Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Pajak JHT 5 Persen Picu Penolakan Buruh, KSPSI Desak Pemerintah Cabut Kebijakan
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
MK Tolak Gugatan Mahasiswa, Pilkada Langsung Tetap Berlaku
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Taylor Sheridan Ungkap Alasan Tinggalkan Dunia Akting di Acara Howard Stern
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Pasangan Hollywood Hadapi Sorotan Publik Akibat Dugaan Keretakan Rumah Tangga
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Ian Poulter Incar Terobosan Major di U.S. Senior Open
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Dallas Jadi Tuan Rumah Konvensi Midterm Pertama Partai Republik pada September
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Trump Umumkan Konvensi Nasional Partai Republik Pertama di Tengah Periode
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Blake Griffin Ungkap Psikolog Olahraga Khianati Kepercayaannya
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Travis Kelce Terlihat Lari Pagi Jelang Pernikahan dengan Taylor Swift
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Polisi West Fargo Peringatkan Warga soal Penipuan Pintu ke Pintu Pasca Badai
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Bintang 'Young and the Restless' Colleen Zenk Ditangkap karena DUI
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Pria Bernama 'Santa Claus' Ditangkap karena Diduga Hendak Bertemu Remaja untuk Berhubungan Seks
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Mantan Bintang 'Bachelorette' DeAnna Pappas Menang Gugatan Uang dari Mantan Suami
Rabu / 01-07-2026, 07:36 WIB






