Aviliani Soroti Risiko Perlambatan Kredit Akibat Kenaikan BI Rate
Pertumbuhan kredit perbankan berpotensi tertekan pada paruh kedua tahun ini akibat lonjakan suku bunga acuan atau BI Rate yang kini mencapai 5,75 persen.
Risiko penurunan ini membayangi sektor keuangan meskipun Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit positif sebesar 11,51 persen secara tahunan pada Mei 2026.
>>> CIMB Niaga Pertahankan Target Bisnis 2026 Meski BI Naikkan Suku Bunga
Rasio kredit bermasalah atau non performing loan secara bruto juga masih aman, yakni 2,17 persen pada April 2026.
Namun, tren kenaikan BI Rate sebesar 100 bps sejak awal tahun diperkirakan akan membebani pembiayaan ke depan.
Dampak Kenaikan Suku Bunga
"Sebenarnya kalau kita lihat dari sisi kredit masih oke. NPL juga masih baik," ujar Aviliani, Pengamat Ekonomi pada Minggu (21/6/2026).
Aviliani menjelaskan bahwa peningkatan biaya pinjaman secara historis selalu berdampak pada penurunan minat pelaku usaha dan masyarakat untuk mengakses kredit perbankan.
"Kalau bunga naik lagi, biasanya pertumbuhan kredit bakal mengalami penurunan," kata Aviliani.
>>> MG S5 EV Resmi Meluncur, Harga OTR Mulai Rp333,9 Juta
Selain masalah suku bunga, sektor perbankan saat ini dihadapkan pada ketatnya likuiditas domestik yang memicu kenaikan loan to deposit ratio.
Manajemen perbankan kini dipaksa menerapkan prinsip kehati-hatian yang ketat agar rasio pinjaman tidak melonjak melebihi batas aman.
Ketiadaan sumber likuiditas baru membuat industri perbankan mendesak pemerintah untuk mengevaluasi strategi penyerapan dana dari pasar.
Langkah itu termasuk mengoptimalkan peredaran dana hasil surat utang dan mengevaluasi efektivitas Panda Bond.
"Likuiditas menurut saya perlu dijaga.
>>> 3 Cara Ampuh Atasi Kantuk Setelah Makan Siang, Biar Tetap Fokus
Pemerintah juga harus memikirkan kembali berbagai sumber dana yang tersedia karena itu akan memengaruhi pendanaan ke depan," kata Aviliani.
Update Terbaru
90+ Pinjol Legal OJK 2026 dengan Tenor Bulanan yang Aman dan Cepat Cair
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
Nekat! Windows 11 Berhasil Berjalan Stabil di PC Berusia Lebih Dari 20 Tahun
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
James Kennedy dari 'Vanderpump Rules' Bertunangan dengan Jordan Meyers
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mahfud MD: Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim Sudah Saya Duga
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mbappe Samai Messi, Prancis Melesat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Ronald Koeman Mundur Usai Belanda Tersingkir, KNVB Tempuh Jalur Hukum Lawan Rasisme
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Amerika Enggan Cairkan Dana Beku Iran US$6 Miliar, Sebut Tak Sesuai Perjanjian
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Chris Brown Diperintahkan Bayar Rp13 Miliar Akibat Serangan Anjing
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Jadwal Baru Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Hydration Break Dihapus
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Prabowo Sematkan Tanda Kehormatan Samkaryanugara ke 2 Satker dan 10 Polda
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Pernikahan Taylor Swift di MSG: Biaya Polisi Capai Rp2,5 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB






