3 Cara Ampuh Atasi Kantuk Setelah Makan Siang, Biar Tetap Fokus
Rasa kantuk dan tubuh lemas setelah makan siang sering dialami banyak orang, biasanya muncul antara pukul 13.00 hingga 15.00.
Meski dianggap normal, kondisi ini bisa dikurangi dengan beberapa kebiasaan sederhana. Berikut tiga cara efektif mengatasi kantuk setelah makan siang.
>>> 4 Sabun Wajah untuk Menyamarkan Flek Hitam dan Mencerahkan Kulit
1. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Ahli gizi Kileigh Job mengatakan makanan seimbang membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
"Makanan yang mengandung kombinasi protein, karbohidrat kaya serat, dan lemak sehat dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mendukung energi yang bertahan lebih lama," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melewatkan waktu makan atau terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan dapat memicu lonjakan dan penurunan energi secara cepat.
Ahli gizi Hannah Coven juga menekankan pentingnya sarapan dengan kandungan protein, serat, dan lemak sehat untuk menjaga kestabilan energi.
2. Jalan Kaki 10 Menit Setelah Makan
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki dapat membantu mengurangi rasa kantuk setelah makan siang.
>>> MAPPA Produksi Jujutsu Kaisen Season 4 dan Rilis Teaser Perdana
Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki ringan setelah duduk lama dapat meningkatkan energi dan mengendalikan kadar gula darah.
Ahli gizi Laney Miller menjelaskan bahwa aktivitas fisik meningkatkan aliran darah dan distribusi oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otak, sehingga meningkatkan kewaspadaan.
Para ahli menyarankan berjalan kaki selama 10 menit setelah makan siang atau berdiri dan bergerak setiap satu hingga satu setengah jam.
3. Perbanyak Minum Air Putih
Job mengatakan kelelahan, sulit berkonsentrasi, hingga mudah marah pada siang hari bisa menjadi tanda dehidrasi ringan.
>>> Jepang Hancurkan Tunisia 4-0 di Piala Dunia 2026
Minum air putih secara teratur dapat mencegah dehidrasi yang menyebabkan kelelahan saat beraktivitas.
Update Terbaru
Meksiko Unggul 2-0 atas Ekuador di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Potensi Ekonomi Kreatif Secara Utuh
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Prabowo Puji 1.000 SPPG Polri: Dapur MBG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Mahfud MD Sebut Vonis Anak Buah Jadi Pintu Masuk Jerat Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
PDIP Kirim Surat ke BGN Minta Data Dugaan Keterlibatan Kader di Program MBG
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Soroti Peran Besar Polri di Ketahanan Pangan, Sebut Gudang Jagung hingga Desa Jadi Bukti Nyata
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB






