John Herdman Pilih Fokus Tangani Timnas Indonesia daripada Tonton Piala Dunia 2026
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku sengaja tidak mengikuti Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung. Keputusan itu diambil demi menjaga fokus penuh dalam menangani skuad Garuda.
John Herdman saat ini mencurahkan seluruh energi untuk mempersiapkan tim menghadapi sejumlah kompetisi penting dalam beberapa bulan mendatang.
>>> Dubes Belanda: Sepak Bola Jadi Jembatan Kedekatan Belanda-Indonesia
Tim Merah Putih sudah dinanti Piala AFF 2026, FIFA ASEAN Cup 2026, dan Piala Asia 2027.
Rangkaian turnamen itu dianggap sebagai bagian krusial dalam membangun kekuatan tim agar lebih tangguh dan kompetitif di masa depan.
Pelatih berusia 50 tahun itu memilih mengesampingkan hal lain demi memastikan Timnas Indonesia tetap di jalur yang benar menuju target jangka panjang.
"Fokus saya ada di sini, saya belum menonton Piala Dunia. Saya telah bekerja untuk memastikan kita melakukan semua yang perlu dilakukan untuk lolos.
Itu satu-satunya hal yang ada di pikiran saya," ujar John Herdman kepada awak media.
>>> Swiss Sambut Delegasi Iran untuk Perundingan dengan AS
Mantan arsitek Timnas Kanada itu menegaskan bahwa proyek olahraga yang ia jalankan di Indonesia tidak sekadar mengincar hasil jangka pendek.
Di balik persiapan intensif menghadapi turnamen regional dan kontinental, terdapat ambisi yang lebih besar, yaitu membawa Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2030.
John Herdman menjelaskan bahwa setiap program kerja yang berjalan saat ini selalu diorientasikan untuk mendukung pencapaian target besar tersebut.
Langkah nyata yang ditempuh meliputi pembinaan pemain, peningkatan kualitas skuad, hingga persiapan matang menghadapi laga internasional.
Baginya, keberhasilan melaju ke putaran final Piala Dunia bukan sekadar prestasi olahraga, melainkan momentum besar yang mampu mengubah wajah sepak bola nasional secara menyeluruh.
>>> Pemerintah Perluas Akses Rumah Subsidi, Gaji Maksimal Rp14 Juta per Bulan
"Semua yang kita lakukan, setiap hari kita bangun, kita terobsesi dengan kualifikasi itu, karena itu akan mengubah segalanya di negara kita selamanya," ujar John Herdman.
Update Terbaru
Mengapa Laporan Hasil Observasi Harus Objektif? Ini 5 Alasannya
Rabu / 01-07-2026, 13:01 WIB
Gandeng Ulama, Pemkot Surabaya Targetkan Cakupan Imunisasi Anak Tembus 90 Persen
Rabu / 01-07-2026, 13:01 WIB
Kata-kata Didier Deschamps ke Kylian Mbappe Bawa Prancis Mulus Hampir ke Final Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Deschamps Beri Hormat Khusus Usai Mbappe Bikin Dua Gol ke Gawang Swedia
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Vasektomi Tak Ganggu Fungsi Seksual Pria, Ini Penjelasan Ahli
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin di Hanoi hingga 2028
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Inggris Siapkan Adu Penalti Hadapi RD Kongo di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Nano Machine Chapter 319 Siap-Siap Panas! Ini Hal yang Perlu Diingat
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau Juli 2026, Waspada Dampaknya
Rabu / 01-07-2026, 12:57 WIB
Beli Tiket ARTJOG 2026 Lewat BRImo, Dapat Diskon 15 Persen
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
DPR Hormati Putusan MK yang Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Rakyat
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Haaland Jadi Pahlawan, Norwegia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Neraca Perdagangan RI Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Cara Cek Tilang Elektronik ETLE Online via HP, Jangan Sampai STNK Diblokir
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB






