Kiai Sepuh Minta Konbes NU Digelar Penuh Kebijaksanaan dan Tanggung Jawab
Para kiai sepuh menginginkan agar Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pesantren Al Falah Kediri, Jawa Timur, berlangsung dengan penuh kebijaksanaan, kehati-hatian, dan tanggung jawab.
Hal itu disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Abdurrohman Al-Kautsar atau Gus Kautsar di Kediri, Sabtu.
>>> Pelaku Usaha Kuliner Banyumas Tingkatkan Pemahaman Keamanan Pangan
Gus Kautsar mengatakan, ada beberapa permintaan dari para masyayikh untuk para peserta kegiatan tersebut.
Permintaan itu antara lain tidak membahas atau menetapkan materi yang berpotensi mengurangi, menggeser, atau menjauhkan hubungan historis, kultural, dan spiritual antara NU sebagai jamiyah dengan para masyayikh pemangku pondok pesantren muktabar.
Para masyayikh juga meminta agar pengaturan syarat dan mekanisme pemilihan ahlul halli wal aqdi (Ahwa) tetap menjaga karakter sebagai forum keulamaan yang bertumpu pada kedalaman keilmuan, keteladanan, akhlak, keluasan pengabdian, dan pengakuan keulamaan di lingkungan NU.
Menurut Gus Kautsar, para kiai sepuh berpandangan bahwa pendekatan yang terlalu menitikberatkan pada jabatan struktural maupun keterwakilan kewilayahan berpotensi mengubah majelis Ahwa dari forum keulamaan menjadi forum representasi struktural.
Hal itu dapat mempersempit ruang khidmat para ulama pesantren yang memiliki otoritas keilmuan dan kewibawaan keagamaan, namun tidak berada dalam struktur organisasi atau tidak terakomodasi dalam skema keterwakilan wilayah.
Dalam jangka panjang, langkah tersebut akan melemahkan, menjauhkan, bahkan melepaskan ikatan historis antara NU dengan pesantren dan para masyayikh.
>>> Cetak Dua Gol di Piala Dunia, Saibari: Ini Momen Terbaik Karier Saya
Selain itu, para masyayikh meminta agar aturan yang sudah ada ditetapkan, termasuk larangan pimpinan tertinggi atau ketua umum merangkap jabatan sebagai eksekutif.
Update Terbaru
Prabowo Puji 1.000 SPPG Polri: Dapur MBG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Mahfud MD Sebut Vonis Anak Buah Jadi Pintu Masuk Jerat Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
PDIP Kirim Surat ke BGN Minta Data Dugaan Keterlibatan Kader di Program MBG
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Soroti Peran Besar Polri di Ketahanan Pangan, Sebut Gudang Jagung hingga Desa Jadi Bukti Nyata
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Perbandingan Harga BBM Terbaru BP dan Shell per 1 Juli
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Prabowo Beri Pangkat Kehormatan kepada Mantan Ajudan Bung Karno
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB






