Cuaca Ekstrem Ancam Akhir Pekan Piala Dunia: Panas, Badai, dan Petir
Akhir pekan Piala Dunia kali ini tidak hanya menyajikan pertandingan sengit, tetapi juga tantangan cuaca ekstrem. Panas, badai, dan petir diprediksi mewarnai sejumlah laga.
Sabtu, 13 Juni, menjadi hari yang terik dari pantai ke pantai.
>>> Masyayikh Minta Munas-Konbes NU Hindari Materi Pemecah Tradisi
Qatar menghadapi Swiss di San Francisco Bay Stadium pukul 15.00 waktu setempat dengan suhu 29°C dan kelembapan tinggi.
Di New York New Jersey Stadium, Brasil vs Maroko berlangsung pukul 18.00 waktu setempat di bawah sinar matahari terik dengan suhu 30°C.
Boston menjadi tuan rumah Haiti vs Skotlandia pukul 21.00 dengan suhu serupa dan udara lembap.
Vancouver menawarkan sedikit kesejukan dengan suhu 25°C untuk laga Australia vs Turki pada tengah malam (14 Juni pukul 00.00 waktu setempat).
Setelah ancaman badai Jumat malam, kondisi di sana lebih tenang.
Minggu: Badai Mengancam, Kekacauan Mengintai
Minggu, 14 Juni, menghadirkan drama meteorologi tersendiri.
Di Houston, Texas, Jerman vs Curaçao berlangsung pukul 13.00 waktu setempat dengan suhu 32°C, terasa lebih panas dan lembap, serta risiko badai petir parah termasuk supercell.
Untungnya, stadion beratap sehingga pertandingan tetap berjalan. Namun, penggemar yang menuju NRG Stadium perlu waspada terhadap cuaca.
Dallas menyajikan cerita serupa untuk Belanda vs Jepang pukul 16.00 waktu setempat: suhu 31°C dengan badai mengancam.
Pertandingan malam Minggu juga berpotensi terganggu.
Pantai Gading vs Ekuador di Philadelphia pukul 19.00 waktu setempat bisa terhambat badai petir dengan hujan deras dan suhu 30°C.
Swedia vs Tunisia di Monterrey, Meksiko, pukul 22.00 waktu setempat juga berlangsung dalam suasana badai dengan suhu 31°C.
Estadio BBVA di Monterrey berada di kaki Cerro de la Silla, memberikan latar belakang dramatis bagi pertandingan seru di pegunungan Sierra Madre Oriental.
>>> Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
Apapun tim favorit Anda, satu hal pasti: satu-satunya hal yang bisa diprediksi dari akhir pekan Piala Dunia ini adalah bahwa tidak ada yang berjalan sepenuhnya sesuai rencana.
Update Terbaru
Baca Nano Machine Chapter 318 Sub Indo English Raw Bahasa Indonesia, Yang Terbaik!
Rabu / 01-07-2026, 23:05 WIB
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






