Harga Beras di Jepang Turun Pertama Kali Setelah Tiga Tahun
Pemerintah Jepang mencatat penurunan harga beras non-premium sebesar 5,4 persen pada Mei 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penurunan ini menjadi yang pertama kali terjadi dalam 3,5 tahun terakhir.
>>> Icuk Nugroho Sakit Apa? Benarkah Kanker? Berikut Kronologi Kematian Pemeran Preman Pensiun
Pengumuman tersebut disampaikan oleh pejabat Kementerian Dalam Negeri Jepang yang menangani data inflasi, dilansir dari Detik Finance berdasarkan laporan CNA pada Sabtu (20/6/2026).
Data resmi menunjukkan bahwa penurunan ini tidak mencakup varietas premium koshihikari. Namun, hal ini tetap menandai pembalikan tren setelah harga terus naik sejak November 2022.
Intervensi Pemerintah dan Dampaknya
Untuk menstabilkan pasar pangan nasional, pemerintah Jepang yang dipimpin Perdana Menteri Sanae Takaichi meluncurkan intervensi langsung. Otoritas melepas cadangan beras darurat milik negara ke pasar guna menambah suplai.
Kebijakan tersebut langsung dirasakan konsumen di tingkat ritel, termasuk di ibu kota.
>>> Kebun Kurma Abdurrahman bin Auf di Madinah Jadi Magnet Wisata Religi Jemaah
"Beberapa hari lalu saya melihat beras kemasan 10 kilogram dijual di kisaran 4.000 yen untuk pertama kalinya setelah sekian lama, jadi saya langsung membelinya," kata Jun Hongo, warga Tokyo berusia 48 tahun.
Meski harga mulai melandai, Hongo menambahkan bahwa nominal tersebut masih dinilai mahal dan berada di atas level harga beberapa tahun sebelumnya.
Kenaikan harga ekstrem pada rentang 2024 dan 2025 dipicu oleh cuaca panas ekstrem 2023 yang merusak panen, aksi penimbunan oleh pedagang, dan panic buying massal akibat peringatan potensi gempa besar.
Selain faktor domestik, lonjakan permintaan beras lokal juga didorong oleh kenaikan harga pangan impor di pasar internasional.
>>> Inggris Resmi Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kondisi ini diperparah oleh rekor kunjungan wisatawan asing ke Jepang yang mendongkrak konsumsi beras secara nasional dalam dua tahun terakhir.
Update Terbaru
90+ Pinjol Legal OJK 2026 dengan Tenor Bulanan yang Aman dan Cepat Cair
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
Nekat! Windows 11 Berhasil Berjalan Stabil di PC Berusia Lebih Dari 20 Tahun
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
James Kennedy dari 'Vanderpump Rules' Bertunangan dengan Jordan Meyers
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mahfud MD: Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim Sudah Saya Duga
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mbappe Samai Messi, Prancis Melesat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Ronald Koeman Mundur Usai Belanda Tersingkir, KNVB Tempuh Jalur Hukum Lawan Rasisme
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Amerika Enggan Cairkan Dana Beku Iran US$6 Miliar, Sebut Tak Sesuai Perjanjian
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Chris Brown Diperintahkan Bayar Rp13 Miliar Akibat Serangan Anjing
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Jadwal Baru Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Hydration Break Dihapus
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Prabowo Sematkan Tanda Kehormatan Samkaryanugara ke 2 Satker dan 10 Polda
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Pernikahan Taylor Swift di MSG: Biaya Polisi Capai Rp2,5 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB






