Pemerintah Diminta Gunakan Pendekatan Komunitas untuk Sosialisasi KBLI 2025
Pemerintah perlu mengadopsi strategi pendekatan berbasis platform dan komunitas dalam menyosialisasikan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 kepada para konten kreator.
Hal itu disampaikan oleh Ekonom dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution, Ronny P Sasmita, di Jakarta, Jumat.
>>> Bank Syariah Nasional Catat Laba Bersih Rp473,75 Miliar hingga Mei 2026
"Strategi sosialisasi harus platform-based dan community-driven.
Artinya, pemerintah perlu masuk ke ekosistem tempat kreator berada, yakni media sosial, platform video, marketplace digital," kata Ronny kepada ANTARA.
Badan Pusat Statistik (BPS) telah meresmikan KBLI 2025 pada 17 Desember 2025.
Dalam aturan tersebut, profesi content creator untuk pertama kalinya mendapat posisi hukum yang eksplisit sebagai kegiatan usaha.
Ronny menilai pemerintah tidak bisa menggunakan pendekatan konvensional seperti regulasi tertulis atau seminar formal dalam menyosialisasikan kebijakan ini.
Karakter pelaku ekonomi kreatif digital yang tersebar di seluruh kota, bersifat individual, dan sangat bergantung pada platform menjadi alasannya.
Ia mengatakan jika pendekatan terlalu administratif dan kaku, justru akan mematikan kreativitas, terutama bagi kreator kecil dan pemula.
Namun jika tidak diatur sama sekali, Indonesia akan kehilangan potensi penerimaan negara, perlindungan pelaku usaha, dan kualitas ekosistem yang bisa berkurang.
>>> Elon Musk: Massa dan Energi Akan Gantikan Uang Konvensional
Oleh karena itu, Ronny menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara formalitas dan over-regulation.
"Jadi ini harus dilihat sebagai proses transisi, dari ekonomi digital yang informal menuju ekosistem yang lebih tertata," katanya.
Ia menyarankan strategi sosialisasi berbasis platform dan community-driven dengan melibatkan key opinion leaders, bekerja sama dengan kreator besar, dan komunitas sebagai amplifier.
Update Terbaru
Bintang Obsession Bocorkan Film Horor Komedi Terbaru Curry Barker
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
Manga Soara and the House of Monsters Karya Hidenori Yamaji Diadaptasi Jadi Anime TV pada 2027
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
New York Mets Bayar Gaji Tahunan Bobby Bonilla Lagi
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
Polisi Ohio Tangkap Empat Dewasa Setelah Selamatkan 16 Anak dari Rumah Kumuh
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa Timur, Ratusan Ribu Jiwa Terancam
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Cara Cepat Dapatkan Saldo DANA 10K dengan Menonton 1 Episode Drama
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Pengujian One UI 9.0 Meluas ke Ponsel Galaxy Murah
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
Sinopsis Spider-Man: Homecoming di Bioskop Trans TV Hari Ini
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
Dua Lipa Resmikan Perpustakaan Berisi Koleksi Buku Terlarang di Portugal
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
São João da Madeira Uji Coba Pengiriman Obat Pakai Drone
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Minta Polri Perkuat Kepercayaan Publik dan Tingkatkan Integritas
Rabu / 01-07-2026, 18:27 WIB
Learner Tien Hadapi Marton Fucsovics di Wimbledon dengan Keunggulan Peringkat
Rabu / 01-07-2026, 18:25 WIB
Trump Gelar Dua Perayaan HUT AS, Khawatirkan Minimnya Pengunjung
Rabu / 01-07-2026, 18:25 WIB
California Jury Perintahkan Chris Brown Bayar 12,9 Juta Dolar
Rabu / 01-07-2026, 18:25 WIB






