Siswa BINUS SCHOOL Bekasi Tembus Kampus Elite Dunia dan Nasional
Sejumlah siswa BINUS SCHOOL Bekasi tahun kelulusan 2026 berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi elite dalam dan luar negeri.
Sebagian dari mereka juga meraih Beasiswa Garuda dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
>>> Kementerian PU Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Natal-Tahun Baru
Pencapaian tersebut dilansir dari Medcom pada Jumat, 19 Juni 2026.
Para lulusan sukses mengamankan kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) top Indonesia seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Di ranah internasional, alumni sekolah ini menembus University of Sydney, UNSW Sydney, Purdue University, University of British Columbia (UBC), hingga National University of Singapore (NUS).
Dua lulusan, Keiza dan Ravi, berhasil mendapatkan Beasiswa Garuda yang sangat kompetitif.
Beasiswa ini hanya memiliki kuota 1.000 untuk jenjang sekolah menengah se-Indonesia melalui seleksi akademik, portofolio, hingga soft skills.
Pihak manajemen sekolah menyatakan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para siswa.
"Kami sangat bangga dan mengapresiasi setiap murid kami yang telah menuntaskan masa pendidikan menengah dengan dedikasi luar biasa," ujar Maria Karah, Principal of BINUS SCHOOL Bekasi.
>>> BPH Migas dan Pemprov Riau Perkuat Pengawasan BBM Subsidi
Menurutnya, keberhasilan siswa merupakan buah kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan, termasuk guru dan orang tua.
"Kesuksesan siswa kami adalah hasil kolaborasi antara dedikasi pendidik, dukungan komunitas, kerja keras siswa, dan doa orang tua," pungkas Karah.
Keiza, salah satu penerima beasiswa yang aktif dalam OSIS dan debat bahasa Inggris, menyatakan sekolah berperan besar membangun kepercayaan dirinya.
"Sekolah selalu membantu membangun rasa percaya diri menghadapi setiap tahap seleksi Beasiswa Garuda," ungkapnya.
Siswa yang akan melanjutkan studi ke UBC Kanada itu mendapatkan dukungan penuh selama proses seleksi. Sementara itu, Ravi menyoroti ketersediaan fasilitas sekolah dan ekosistem suportif sebagai kunci kesuksesan.
"Dukungan guru, fasilitas laboratorium, akses informasi kompetisi, serta bimbingan intensif membantu saya lebih fokus dan mencapai target," tambah Ravi.
>>> Polisi Ungkap Motif Wanita Tusuk Rekan Kerja di Menteng
Ia kini bersiap melanjutkan pendidikan ke UNSW Sydney di Australia.
Update Terbaru
Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin di Hanoi hingga 2028
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Inggris Siapkan Adu Penalti Hadapi RD Kongo di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Nano Machine Chapter 319 Siap-Siap Panas! Ini Hal yang Perlu Diingat
Rabu / 01-07-2026, 13:00 WIB
Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau Juli 2026, Waspada Dampaknya
Rabu / 01-07-2026, 12:57 WIB
Beli Tiket ARTJOG 2026 Lewat BRImo, Dapat Diskon 15 Persen
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
DPR Hormati Putusan MK yang Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Rakyat
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Haaland Jadi Pahlawan, Norwegia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Neraca Perdagangan RI Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Cara Cek Tilang Elektronik ETLE Online via HP, Jangan Sampai STNK Diblokir
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Pemprov Jateng Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026, Prioritas Tenaga Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Pelatih Ekuador Bangga Meski Timnya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:55 WIB
Kapolri Laporkan SPPG Polri Zero Accident di Depan Prabowo
Rabu / 01-07-2026, 12:55 WIB
Reli Surplus 72 Bulan Tamat, Neraca Dagang RI Defisit US$1,61 M
Rabu / 01-07-2026, 12:55 WIB
IHSG Hijau 5.690 Siang Ini, 362 Saham Menguat
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB






