MSCI Soroti Hambatan Struktural Pasar Modal Indonesia, Transparansi Dinilai Memburuk
MSCI menyoroti sejumlah hambatan struktural yang membuat akses pasar modal Indonesia kurang kompetitif dibandingkan negara emerging market lainnya.
Lembaga tersebut menurunkan penilaian aspek Information Flow Indonesia dari positif menjadi negatif karena kualitas informasi dan transparansi pasar dinilai memburuk.
>>> Veda Ega Peringkat ke-15 pada Latihan Moto3 GP Ceko
Meskipun demikian, status Emerging Market Indonesia masih dipertahankan.
Respons Regulator dan Pengamat
Penjabat sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa catatan perbaikan dari MSCI sejalan dengan langkah reformasi yang sedang berjalan.
"Yang pasti, satu hal adalah ke depan kita yakini akan menjadi lebih baik," ujarnya.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menambahkan bahwa tinjauan ini memperkuat arah pembenahan pasar domestik.
Menurut Hasan Fawzi, hasil review MSCI menegaskan arah reformasi Pasar Modal Indonesia untuk terus memperkuat kualitas transparansi dan identifikasi coordinated trading serta daya saing pasar.
Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy menilai situasi ini sebagai sinyal yang membutuhkan perhatian serius dari para regulator.
"Oleh karena itu self regulatory organization (SRO) perlu fokus memperbaiki transparansi, likuiditas, free float efektif, dan komunikasi dengan investor institusi global agar kepercayaan pasar tidak terus tergerus," ujarnya.
Budi Frensidy menambahkan bahwa potensi aksi jual bersih oleh investor asing masih terbuka di paruh kedua tahun ini.
"Jika tekanan berlanjut, saham-saham yang selama ini menjadi porsi terbesar investor asing, seperti bank-bank besar dan saham berkapitalisasi besar, berpotensi tetap menjadi sumber penjualan utama," katanya.
Meskipun demikian, peluang pemulihan indeks domestik dinilai masih terbuka jika situasi makroekonomi dan nilai tukar kembali stabil.
Update Terbaru
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Perempuan Disabilitas Berdaya: Karya dari Daerah Tembus Panggung Jakarta
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Aturan Minum Magnesium yang Benar agar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB






