Kemendikdasmen Tingkatkan Mutu Lembaga Kursus Lewat Penerapan SPMI
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan pendampingan kepada Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, dalam meningkatkan mutu lembaga kursus dan pelatihan melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Direktur Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, menyatakan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari transformasi besar sistem penjaminan mutu pendidikan nonformal yang kini diperkuat di tingkat daerah.
>>> Kaltim Jaga Ekosistem Air Terjun Lingkacan sebagai Warisan Geologi
Mulai tahun 2026, pelaksanaan SPMI dan evaluasi kinerja lembaga kursus dan pelatihan menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan.
Proses ini didukung oleh sistem digital terbaru bernama Sistem Penjaminan Mutu Terpadu Lembaga Kursus (Si Permata).
Melalui platform Si Permata, setiap lembaga kursus dan pelatihan diwajibkan melakukan evaluasi diri secara berkala sebagai fondasi utama membangun budaya mutu.
Yaya Sutarya mengingatkan bahwa hasil evaluasi kinerja melalui sistem ini akan menjadi syarat utama bagi lembaga kursus yang ingin mengajukan akreditasi melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) Pendidikan Nonformal yang dibentuk tahun ini.
Kepala Subdirektorat Bina Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yohana Rumanda, menambahkan bahwa pendampingan SPMI dirancang untuk membekali lembaga dalam memetakan mutu, perencanaan, pelaksanaan program, hingga evaluasi berkelanjutan.
>>> Indonesia dan 68 Negara Serukan Akses Pangan Bergizi bagi Anak di PBB
"Melalui SPMI, setiap lembaga diharapkan mampu membangun sistem penjaminan mutu yang mandiri dan berkelanjutan sehingga kualitas layanan pendidikan nonformal memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia kerja," ujar Yohana.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengatakan penerapan SPMI merupakan langkah penting untuk memastikan layanan pendidikan dan pelatihan berjalan sesuai standar.
Mutu lembaga kursus akan menentukan kualitas lulusan agar melahirkan generasi terampil, produktif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan.
Menurut Maigus, lembaga kursus memiliki peran strategis sebagai solusi jalur pendidikan nonformal yang adaptif dalam menekan angka pengangguran.
>>> Korpasgat TNI AU gelar latihan menembak malam di Biak
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan penjaminan mutu lembaga agar lulusan mampu bersaing di tingkat internasional.
Update Terbaru
Sony Konfirmasi PS3 PlayStation Store Tutup Global pada 2027
Minggu / 05-07-2026, 00:28 WIB
Epic Games Capai Kesepakatan dengan Pembocor Fortnite, Larang Akses Data Rahasia
Minggu / 05-07-2026, 00:28 WIB
Fosil Texas Ungkap Predator Laut Purba Baru, Tylosaurus rex
Minggu / 05-07-2026, 00:28 WIB
Alexandra Eala Kalahkan Iga Swiatek di Wimbledon, Swiatek Jatuh ke Peringkat 6
Minggu / 05-07-2026, 00:22 WIB
Empat Negara Buka Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 00:22 WIB
Valkyries Incar Kemenangan Keempat Beruntun Lawan Dream
Minggu / 05-07-2026, 00:22 WIB
Kelly Ripa Khawatir dengan David Muir yang Akan Siaran 24 Jam
Minggu / 05-07-2026, 00:21 WIB
Chris Evert dan Martina Navratilova Hadapi Kanker dalam Film Dokumenter Baru
Minggu / 05-07-2026, 00:21 WIB
Jasa Marga Perkuat Layanan Pelanggan, Libatkan Rhenald Kasali dan Mohammed Ali Berawi
Minggu / 05-07-2026, 00:15 WIB
Lontong Wu Fu dan Tarian Topeng Meriahkan Perayaan Thay Shang Lao Jun di Kelenteng Tian Fu Gong
Minggu / 05-07-2026, 00:15 WIB
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Berkorelasi dengan Pencegahan Korupsi
Minggu / 05-07-2026, 00:15 WIB
Menghubungkan Titik-Titik: Mewujudkan Pemerintahan Digital di Indonesia
Minggu / 05-07-2026, 00:15 WIB
Pramono Anung Andalkan Ekonomi Kreatif sebagai Motor Pertumbuhan Baru Jakarta
Minggu / 05-07-2026, 00:15 WIB
PMI Indonesia Merosot ke Zona Kontraksi, Vietnam Justru Naik Kelas
Minggu / 05-07-2026, 00:14 WIB







