Kaltim Jaga Ekosistem Air Terjun Lingkacan sebagai Warisan Geologi
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen menjaga kelestarian ekosistem Air Terjun Lingkacan. Situs ini dianggap sebagai warisan geologi yang memiliki nilai sejarah penting.
Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur Rusmadi menyatakan bahwa Air Terjun Lingkacan bukan hanya keindahan alam. Tempat itu juga merekam sejarah bumi jutaan tahun lalu.
>>> Indonesia dan 68 Negara Serukan Akses Pangan Bergizi bagi Anak di PBB
Pengakuan legal terhadap situs alam ini telah disahkan melalui Keputusan Menteri ESDM RI Nomor 187. K/GL.
1/MEM. G/2024 pada tahun 2024.
Destinasi ekowisata perairan gunung ini dikelola oleh UPTD KPHP Berau Pantai Dishut Kaltim. Lokasinya berada di Kampung Teluk Sumbang, Kabupaten Berau, dan terintegrasi dengan Geopark Sangkulirang Mangkalihat.
Komponen geologi kawasan ini didominasi formasi batuan napal berbutir halus hingga pasir sedang yang memancarkan warna putih alami.
Struktur bebatuan eksotis mengandung fosil jejak dan travertine dari proses pelarutan mineral karbonat purba.
>>> Korpasgat TNI AU gelar latihan menembak malam di Biak
Endapan material sedimen diperkirakan terbentuk pada masa miosen akhir hingga pliosen awal, sekitar lima sampai dua belas juta tahun lalu.
Air terjun ini memiliki karakteristik bertingkat (cascade) yang mengalir deras melintasi aliran utama Sungai Teluk Sumbang.
Pembentukan formasi topografi dipengaruhi struktur geologi bumi yang membentang dari barat laut ke tenggara.
Setiap lapisan batuan sedimen di tebing menunjukkan proses pengendapan di dasar laut maupun danau kuno.
Aliran air jernih dari celah batuan menciptakan panorama lembah dan merekam jejak evolusi geologi. Untuk menjaga keasrian, pengunjung wajib membuang sampah pada tempatnya dan dilarang merusak struktur batuan.
>>> Anya Taylor-Joy Bergabung dalam Film Terbaru Lord of The Rings
Rusmadi mengimbau agar wisatawan tidak hanya menjadikan lokasi sebagai objek fotografi, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan tanpa mencemari ekosistem.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






