IFG Life Dorong Orang Tua Siapkan Asuransi Hadapi Empty Nest Syndrome
Memasuki fase ketika anak-anak mulai dewasa dan meninggalkan rumah, orang tua kerap mengalami empty nest syndrome. Kondisi ini ditandai dengan perasaan sepi, cemas, hingga hilangnya rutinitas harian.
Menurut IFG Life, respons emosional tersebut sebenarnya wajar. Namun, jika dibiarkan dalam jangka panjang, empty nest syndrome berisiko memicu stres kronis yang mengganggu kesehatan fisik.
>>> Kementan Larang Penggunaan Paracetamol untuk Menyuburkan Tanaman Cabai
Beberapa dampak fisik yang dapat muncul antara lain gangguan tidur, perubahan pola makan, penurunan energi, dan melemahnya sistem imun.
Risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, serta gangguan jantung juga cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.
Pentingnya Perlindungan Kesehatan dan Jiwa
Oleh karena itu, kesiapan dari segi kesehatan dan finansial menjadi krusial agar biaya pengobatan tidak membebani keluarga.
Memiliki asuransi kesehatan dan jiwa menjadi langkah penting dalam perencanaan hidup pada periode ini.
Asuransi kesehatan berfungsi menjaga stabilitas keuangan dari pengobatan tak terduga, sedangkan asuransi jiwa memberikan proteksi finansial bagi pasangan yang ditinggalkan.
>>> Adnoc Instruksikan Pelanggan Lanjutkan Pemuatan Minyak di Teluk Persia
Direktur Bisnis Individu IFG Life Fabiola Noralita menekankan bahwa setiap tahap kehidupan memiliki tantangan berbeda.
"Memasuki fase empty nest, masyarakat perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik dari sisi kesehatan, mental, maupun finansial, agar dapat menjalani fase berikutnya dengan lebih tenang dan percaya diri," ujarnya.
Selain menyiapkan proteksi, masyarakat juga diimbau untuk konsisten menjaga pola hidup sehat, aktif bersosialisasi, dan menekuni aktivitas bermakna.
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), sebagai bagian dari BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, berkomitmen mendampingi publik lewat perlindungan komprehensif.
>>> IHSG Ambles ke Level 6.127 pada Sesi I, 5 Saham Justru Melesat hingga ARA
"Tujuan perlindungan bukan hanya memberikan manfaat ketika risiko terjadi, tetapi juga membantu masyarakat menjalani hidup dengan lebih tenang dan fokus pada hal-hal yang bermakna," tutup Fabiola.
Update Terbaru
5 Tewas saat Latsarmil, Kemhan Gelar Investigasi Internal
Rabu / 01-07-2026, 16:05 WIB
Ade Armando: PDIP Terus Begini, Bakal Gali Kuburnya Sendiri
Rabu / 01-07-2026, 16:05 WIB
Kapolri Pamer 1.415 SPPG dan Nol Kasus Keracunan MBG, Siap Luncurkan Buku Resep
Rabu / 01-07-2026, 16:05 WIB
Trossard Tunda Bahas Masa Depan di Arsenal, Besiktas dan Klub Arab Saudi Berminat
Rabu / 01-07-2026, 16:01 WIB
Anniversary ke-9 Free Fire: Festival di Jogja & Grand Finals FFNS Fall
Rabu / 01-07-2026, 16:01 WIB
Village People: Vokalis Victor Willis Meninggal di Usia 75 Tahun
Rabu / 01-07-2026, 16:00 WIB
Sekjen Kemendagri Minta 174 Pemda Sempurnakan Data Calon Penerima BSPS
Rabu / 01-07-2026, 16:00 WIB
Penampakan Stiker Dilarang Beli BBM Bagi Penunggak Pajak Kendaraan di NTT
Rabu / 01-07-2026, 16:00 WIB
Mendagri Tito Karnavian Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas
Rabu / 01-07-2026, 16:00 WIB
DKI Jakarta Terbitkan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun, yang Pertama di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 16:00 WIB
Solo Leveling on Ice Umumkan Pemeran Baru Sung Jinwoo untuk Pertunjukan Agustus di Seoul
Rabu / 01-07-2026, 15:57 WIB
One Piece Live-Action Season 3 Selesai Syuting, Netflix Konfirmasi Rilis 2027
Rabu / 01-07-2026, 15:56 WIB
Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass: Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli
Rabu / 01-07-2026, 15:56 WIB
Biwin Luncurkan SSD M560 PCIe 5.0 dengan Kecepatan Baca 11.000 MB/s
Rabu / 01-07-2026, 15:56 WIB






