Bisakah Penyakit Gusi Memicu Alzheimer? Tanda Awal yang Perlu Diwaspadai
Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh ahli mikrobiologi Jan Potempa mempublikasikan hasil studi di jurnal Science Advances pada Januari 2019.
Mereka menemukan bakteri Porphyromonas gingivalis, penyebab utama penyakit gusi kronis, di dalam otak pasien Alzheimer yang telah meninggal.
>>> Lippo Mall Kemang Hadirkan Playdate with Elmo and Friends untuk Liburan Sekolah
Enzim beracun yang dihasilkan bakteri tersebut, disebut gingipain, ditemukan pada lebih dari 90% sampel otak yang diperiksa.
Para peneliti mencatat pola yang jelas: konsentrasi gingipain yang lebih tinggi berkorelasi dengan akumulasi protein tau yang lebih besar.
Protein tau merupakan salah satu penanda patologis utama penyakit Alzheimer.
Studi menyimpulkan bahwa infeksi otak oleh P. gingivalis bukanlah efek samping dari perawatan gigi yang buruk setelah demensia muncul.
Sebaliknya, data menunjukkan bahwa infeksi terjadi lebih awal dan dapat menjelaskan patologi otak yang terlihat pada individu paruh baya jauh sebelum penurunan kognitif dimulai.
Kasus Biologis Pemicu Bakteri
P. gingivalis bertindak sebagai patogen kunci, yang berarti satu spesies ini dapat merestrukturisasi seluruh komunitas mikroba di sekitarnya.
Di mulut, bakteri ini mendorong peradangan jaringan kronis yang menjadi ciri periodontitis.
Dalam kondisi tertentu, bakteri juga dapat melintasi sawar darah-otak untuk menjajah jaringan saraf.
Tim Potempa membangun hubungan otak ini menggunakan beberapa bukti: DNA P. gingivalis terdeteksi langsung di sampel otak pasien Alzheimer.
Gingipain ditemukan terkonsentrasi di daerah otak tertentu yang menunjukkan kerusakan awal pada perkembangan penyakit.
Deposit gingipain juga teridentifikasi di otak orang yang meninggal tanpa diagnosis Alzheimer, menunjukkan infeksi mendahului gejala klinis.
Dalam percobaan lanjutan pada tikus, infeksi mulut dengan P. gingivalis menyebabkan kolonisasi bakteri di otak.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






