Apple Naikkan Harga Produk Akibat Lonjakan Biaya Cip Memori
Apple dikabarkan akan menaikkan harga sejumlah produknya dalam waktu dekat. Langkah ini diambil akibat lonjakan biaya komponen cip memori yang terus meningkat.
Kenaikan harga disebut sudah tidak terhindarkan karena biaya produksi saat ini berada pada titik yang tidak berkelanjutan. Namun, waktu pasti pemberlakuan dan model produk yang terdampak belum dirinci.
>>> PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk Tahan Laba Bersih 2025 untuk Perkuat Modal
CEO Apple Tim Cook mengungkapkan bahwa perusahaan berupaya memitigasi kenaikan biaya besar-besaran. "Kami mencoba melindungi pelanggan, tetapi situasinya sudah tidak berkelanjutan," ujarnya dikutip dari WSJ.
Penyebab Lonjakan Biaya Cip Memori
Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam beberapa bulan terakhir memicu lonjakan permintaan cip memori. Hal ini mengerek harga komponen tersebut di pasar global.
Selain itu, konflik geopolitik di Iran mengganggu pasokan helium global. Helium merupakan gas krusial dalam pembuatan semikonduktor, sehingga memperburuk keadaan.
Harga RAM dilaporkan melonjak lebih dari dua kali lipat sejak Oktober 2025.
>>> Pimpinan DPR, OJK, dan BEI Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa
Ketimpangan pasokan dan permintaan terjadi karena konsumen menginginkan perangkat baru, sementara produsen memori menaikkan harga akibat keterbatasan stok.
Cook menambahkan, "Kami sangat membutuhkan harga dan pasokan memori kembali ke tingkat yang wajar untuk produk konsumen. Itulah intinya."
Rencana kenaikan harga ini muncul di tengah masa transisi kepemimpinan Apple. Tim Cook dijadwalkan digantikan oleh John Ternus sebagai CEO pada September mendatang setelah 15 tahun memimpin.
Sebelumnya, Apple mencatat pertumbuhan penjualan perangkat sebesar 17% pada kuartal pertama 2026.
>>> KPK Tegaskan Penyelidikan Kasus MBG Tak Dihentikan Permanen
Pertumbuhan ini didorong permintaan tinggi di Tiongkok, meski Apple sempat menaikkan harga Mac Mini sekitar US$200 awal tahun ini.
Update Terbaru
Batal Damai, Kubu Sarwendah Hormati Langkah Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Bos PLN Ungkap Penyebab Pasokan Listrik Terganggu
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Pernyataan Menteri Desa soal MBG Tuai Kecaman, Netizen: Penghinaan
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Yusril Respons Polemik Sidang Nadiem Makarim: Kalau Ada Pelanggaran, KY yang Menilai
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Casio Rilis Jam Tangan Baby-G BGA-290SA dengan Finishing Metalik Premium
Jumat / 03-07-2026, 08:00 WIB
Maskulinitas dan Gaya Para Bintang Piala Dunia 2026 Pakai Tas Hermes
Jumat / 03-07-2026, 08:00 WIB
Ramalan Zodiak 3 Juli: Libra Banyak Peluang, Sagitarius Dengarkan Saran
Jumat / 03-07-2026, 08:00 WIB
Cara Mencairkan Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Sebesar Rp2,1 Juta
Jumat / 03-07-2026, 07:56 WIB
CEO Epic Sebut AI Bisa Selamatkan Destiny 2 dan Bantu Game Sejenis Berkembang
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Manga Mavericks Lisensi Motionless, The Sword of Paros, dan Hero Company
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Vatikan Nyatakan Ekskomunikasi Enam Uskup SSPX
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Kanada dan British Columbia Tandatangani Paket Kerja Sama Multimiliar Dolar
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Vote Kreator Favoritmu untuk Masuk Kredit Film Minecraft
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
Piala Dunia 2026: AS Lolos Meski Kena Kartu Merah, Kane Selamatkan Inggris
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB






