Menteri LH: Butuh 540 Ribu Sekat Kanal di RI agar Karhutla Bisa Nol
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat mengatakan Indonesia membutuhkan 540 ribu sekat kanal agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa ditekan hingga nol.
Pernyataan itu disampaikan saat mengunjungi Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Kamis.
>>> Lima Laporan Pilot Terkait Layang-layang di KKOP Bandara Supadio
Jumhur menjelaskan, sebagian besar wilayah Indonesia memiliki lahan gambut. Lahan gambut yang tidak digenangi secara terus-menerus dan terus disinari matahari berpotensi panas dan terbakar.
"Kalau bicara Indonesia, kita perlu membangun sekat kanal supaya kebakaran bisa direduksi mendekati nol, dibutuhkan membangun sekat kanal sebanyak 540 ribu.
Nah, kita baru membangun sekarang total sekitar 50 ribu, jadi masih baru 10 persen, maka tentu perlu pembiayaan, edukasi," katanya.
Ia menekankan pentingnya penggantian kemungkinan terganggunya masyarakat di sekitar saat pembangunan sekat kanal. Penghitungan anggaran harus mengedepankan pemberdayaan masyarakat.
"Tentunya kita mengundang siapapun untuk bisa ikut serta dalam mempercepat dan memperbanyak pembangunan sekat kanal di Republik Indonesia ini.
Jadi, mudah-mudahan usaha ditambah dengan doa yang kuat tentunya, maka mudah-mudahan Tuhan tidak mengizinkan api atau panas itu membakar lahan kita," paparnya.
Sekat kanal juga membantu sebagai tempat penyimpanan air atau water storage dalam mengatasi fenomena El Nino yang berpotensi menyebabkan cuaca panas ekstrem hingga Oktober 2026.
>>> Mandiri Jogja Marathon 2026 Padukan Kompetisi Lari dengan Wisata Budaya
"Setelah ini kan kita akan mengadakan hujan, mungkin nanti kita diskusi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), intinya.
Kita minta nanti ada hujan buatan agar airnya menampung di sini," tuturnya.
Menteri LH mengunjungi Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan, didampingi Bupati Pelalawan Zukri Misran, Kapolda Riau Herry Heryawan, perwakilan Pemprov Riau, dan BNPB.
Upaya kolaboratif diperlukan untuk menjaga lingkungan warga dari karhutla dan kekeringan.
Dalam diskusi bersama warga, Bupati Zukri menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat menghadapi El Nino dengan gotong royong saling menjaga sebagai langkah mitigasi.
"Potensi super El Nino di tahun 2026 itu sangat panjang, jadi diperkirakan dari Bulan Juli sampai Desember, dan puncaknya diperkirakan pada Juli-September 2026.
>>> Pemprov Jateng Sediakan Sekolah Swasta Gratis Lewat Program Kemitraan
Kemarau panjang cukup lama, maka kita butuh mempersiapkan diri, jadi apa yang kita lakukan ini adalah upaya preventif yang dilakukan oleh pemerintah," ucap Zukri.
Update Terbaru
Batal Damai, Kubu Sarwendah Hormati Langkah Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Bos PLN Ungkap Penyebab Pasokan Listrik Terganggu
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Pernyataan Menteri Desa soal MBG Tuai Kecaman, Netizen: Penghinaan
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Yusril Respons Polemik Sidang Nadiem Makarim: Kalau Ada Pelanggaran, KY yang Menilai
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Casio Rilis Jam Tangan Baby-G BGA-290SA dengan Finishing Metalik Premium
Jumat / 03-07-2026, 08:00 WIB
Maskulinitas dan Gaya Para Bintang Piala Dunia 2026 Pakai Tas Hermes
Jumat / 03-07-2026, 08:00 WIB
Ramalan Zodiak 3 Juli: Libra Banyak Peluang, Sagitarius Dengarkan Saran
Jumat / 03-07-2026, 08:00 WIB
Cara Mencairkan Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Sebesar Rp2,1 Juta
Jumat / 03-07-2026, 07:56 WIB
CEO Epic Sebut AI Bisa Selamatkan Destiny 2 dan Bantu Game Sejenis Berkembang
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Manga Mavericks Lisensi Motionless, The Sword of Paros, dan Hero Company
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Vatikan Nyatakan Ekskomunikasi Enam Uskup SSPX
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Kanada dan British Columbia Tandatangani Paket Kerja Sama Multimiliar Dolar
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Vote Kreator Favoritmu untuk Masuk Kredit Film Minecraft
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
Piala Dunia 2026: AS Lolos Meski Kena Kartu Merah, Kane Selamatkan Inggris
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB






