Kementerian ESDM Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun Usai AS-Iran Damai
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax berpeluang turun di Indonesia pada Rabu (17/6/2026).
Kemungkinan penurunan ini terjadi menyusul anjloknya harga minyak mentah dunia setelah pengumuman kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran serta pembukaan kembali Selat Hormuz.
>>> 50 Contoh Catatan Wali Kelas Islami untuk Rapor Siswa Madrasah
Pelemahan harga minyak global secara otomatis akan memengaruhi penyesuaian harga BBM nonsubsidi di dalam negeri yang penjualannya mengikuti nilai keekonomian.
Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Finance, harga minyak mentah Brent merosot 5,1 persen ke level US$ 78,96 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 5,8 persen menjadi US$ 76,05 per barel pada perdagangan hari Selasa.
Nilai penutupan tersebut menjadi yang terendah bagi Brent sejak 2 Maret dan WTI sejak 4 Maret, setelah sebelumnya sempat melonjak akibat konflik.
Sebagai perbandingan, sebelum perang AS-Iran pecah pada 28 Februari, harga Brent berada di level US$ 72,48 per barel dan WTI pada angka US$ 67,02 per barel.
Pemerintah Akan Sesuaikan Harga
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menjelaskan bahwa pergerakan harga BBM nonsubsidi di tanah air bersifat fluktuatif mengikuti pasar internasional.
Pemerintah sempat berupaya menahan lonjakan harga pada April lalu demi menjaga daya beli masyarakat melalui diskusi bersama badan usaha milik negara dan swasta, sebelum akhirnya disesuaikan dengan harga keekonomian.
"Apakah harganya bisa turun? Pasti.
Ketika harga minyak dunia turun sudah dipastikan harga BBM non subsidi akan turun.
Begitu juga sebaliknya ketika harga minyak dunia naik, mau tidak mau tidak terhindarkan dia akan sesuaikan harga keekonomiannya," beber Anggia di Gedung Bakom, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).
Update Terbaru
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.954 per USD Usai Data Tenaga Kerja AS Melemah
Jumat / 03-07-2026, 10:14 WIB
Isu Messi Pensiun, De Paul: Argentina Belum Siap Kehilangan
Jumat / 03-07-2026, 10:14 WIB
Purbaya: Indonesia Tidak Sedang Menuju Krisis, Ekonomi Terus Membaik
Jumat / 03-07-2026, 10:14 WIB
Pemerintah Siapkan 'Surga Investor' Baru di Indonesia, RUU Pusat Keuangan Internasional Resmi Masuk DPR
Jumat / 03-07-2026, 10:11 WIB
Gen Z Tinggalkan Hubungan Nonchalant, Kini Beralih ke Tren Chalant
Jumat / 03-07-2026, 10:11 WIB
Taylor Swift Gelar Makan Malam Gladi Resik, Tamu Selebriti Berdatangan
Jumat / 03-07-2026, 10:11 WIB
Cara Cek Daftar Nominal Bantuan PKH Terbaru dan Jadwal Pencairan 2026
Jumat / 03-07-2026, 10:07 WIB
PLTS dan BESS: Solusi Efektif Kurangi Beban Listrik Kota pada 2026
Jumat / 03-07-2026, 10:06 WIB
Setelah Indonesia, TikTok PHK 300 Karyawan di Eropa
Jumat / 03-07-2026, 09:56 WIB
Mobil Diesel Lawas Bisa Minum Solar B50? Ini Kata Pakar ITB
Jumat / 03-07-2026, 09:56 WIB
Trailer Inggris Grow Up Show -Sunflower Circus- Rilis, Umumkan Cast dan Dub Hari yang Sama
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
Tougen Anki: Nikko Kegon Falls Arc Umumkan Pengisi Suara Brigade Oni
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
WNBA Umumkan Pemain Starter All-Star 2026, Paige Bueckers Pimpin Suara
Jumat / 03-07-2026, 09:41 WIB
Phoenix Mercury Jamu Seattle Storm dalam Laga Wilayah Barat
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB






