Tardigrada: Makhluk Mungil yang Bisa Membuat Manusia Kebal di Luar Angkasa
Tardigrada, atau yang dikenal sebagai "beruang air", adalah mikroorganisme luar biasa yang terkenal karena ketangguhannya. Ukurannya hanya sekitar 0,3 hingga 0,5 milimeter.
Makhluk ini mampu bertahan dalam suhu ekstrem mendekati nol mutlak, radiasi intens, tekanan luar biasa, bahkan vakum luar angkasa.
>>> BDO Indonesia Raih Validasi SBTi demi Target Net Zero 2050
Pertama kali ditemukan pada abad ke-17, tardigrada terus memikat para ilmuwan.
Mereka dapat ditemukan di seluruh planet, dari puncak Himalaya hingga kedalaman laut. Kemampuan bertahan hidup yang unik ini berasal dari mekanisme yang disebut kriptobiosis.
Kriptobiosis: Kunci Kehebatan Tardigrada
Dalam keadaan kriptobiosis, tardigrada hampir sepenuhnya mengalami dehidrasi dan menghentikan metabolisme. Ini memungkinkan mereka bertahan dalam kondisi luar angkasa.
Pada tahun 2007, tardigrada menjadi hewan pertama yang selamat setelah terpapar luar angkasa selama 10 hari. Sekitar 68 persen dari mereka kembali hidup dengan selamat.
Durasi maksimum mereka dalam keadaan ini masih belum diketahui. Kini, penemuan baru memperkaya pemahaman kita tentang organisme ini.
>>> DANA Hadirkan Posko Bantuan Keliling dan Live Streaming untuk Atasi Kendala Transaksi
Penemuan Gen Baru pada Spesies Hypsibius henanensis
Tim ilmuwan China mengidentifikasi spesies tardigrada baru bernama Hypsibius henanensis. Genom spesies ini mengandung ribuan gen yang aktif saat terpapar radiasi.
Penelitian yang diterbitkan di jurnal Science ini menunjukkan bahwa hampir 3.000 gen aktif saat tardigrada dibombardir radiasi dosis tinggi.
Gen-gen ini terkait dengan perbaikan DNA, pembelahan sel, dan respons imun.
Salah satu gen paling aktif, DODA1, memungkinkan tardigrada memproduksi pigmen antioksidan yang disebut betalain. Molekul ini dapat menetralkan bahan kimia berbahaya akibat radiasi.
Ketika sel manusia diobati dengan betalain dari tardigrada, sel tersebut bertahan lebih baik terhadap radiasi.
>>> Pelaku Pelecehan Anjing di Kafe Jakarta Utara Ditangkap, Polisi Sita Flash Disk Berisi Rekaman
Para ilmuwan berharap temuan ini dapat melindungi astronot dalam misi luar angkasa jangka panjang.
Update Terbaru
10 Atlet Indonesia Paling Berprestasi 2026: Potensi dari Olimpiade hingga SEA Games
Sabtu / 04-07-2026, 21:53 WIB
Pantai Forrest di Queensland Ditutup Setelah Penemuan Benda Misterius
Sabtu / 04-07-2026, 21:52 WIB
Emma Hunt Cetak Rekor Dunia Speed Climbing 5,99 Detik
Sabtu / 04-07-2026, 21:52 WIB
GitHub Sindir PlayStation dengan CD Repository Fisik, Microsoft Siap Kirim ke Rumah
Sabtu / 04-07-2026, 21:52 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Tulis Janji Pernikahan Sendiri
Sabtu / 04-07-2026, 21:52 WIB
Pegawai MSG Dipecat karena Langgar NDA Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Sabtu / 04-07-2026, 21:52 WIB
Kendall Jenner, Jacob Elordi, dan The Biebers Berlayar Saat Taylor Swift Menikah
Sabtu / 04-07-2026, 21:51 WIB
Pangeran Harry Pertimbangkan Ulang Kunjungan ke Inggris karena Masalah Keamanan
Sabtu / 04-07-2026, 21:27 WIB
Wamen LH: Kebakaran TPA Jatiwaringin Bukan Tontonan, Warga Diminta Jauh
Sabtu / 04-07-2026, 21:27 WIB
Bukan Prancis-Argentina, Ini Tim Paling Ganas di Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 21:27 WIB
Perwira AU AS Ditahan Usai Protes Pemakzulan Trump
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Polisi Duga Penyekapan 3 Staf Percetakan di Jakpus Bukan Pertama Kali
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Israel Tarik Brigade Givati dari Lebanon Selatan Setelah Delapan Bulan
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Babak I Indonesia vs Malaysia U-17 Imbang Tanpa Gol, Satu Tembakan Kena Tiang
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB







