Ousmane Dembele Bela Kylian Mbappe dari Kritikan Jelang Piala Dunia
Penyerang Timnas Prancis Ousmane Dembele angkat bicara membela kapten tim Kylian Mbappe yang terus mendapat kritik menjelang laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 melawan Senegal di East Rutherford, New Jersey.
Tekanan terhadap Mbappe meningkat setelah gagal membawa Real Madrid meraih trofi pada musim 2025/2026.
>>> Arman Tsarukyan Pertimbangkan Masa Depan di UFC Pasca Kemenangan Gaethje
Sorotan pun terus mengarah padanya sejak ia mengenakan ban kapten Les Bleus pada 2023.
Dalam wawancara bersama Marca, Dembele menilai penilaian publik dan media terhadap sahabatnya itu sudah melampaui batas wajar. "Kritik terhadapnya sangat, sangat tidak adil.
Beberapa orang sudah kelewatan dalam mengkritik Kylian," kata Dembele.
Pemain Paris Saint-Germain tersebut menambahkan bahwa status kebintangan Mbappe membuat hal-hal kecil yang ia lakukan selalu dibesar-besarkan.
"Dia pemain yang luar biasa dan juga pribadi yang sangat baik di luar lapangan. Banyak orang berlebihan hanya karena dia adalah Kylian Mbappe," lanjut Dembele.
Dembele merasa heran karena setiap gerak-gerik penyerang berusia 27 tahun tersebut selalu menjadi bahan perdebatan publik.
"Apakah dia mengikat tali sepatunya atau tidak, apakah dia menaikkan kaus kakinya atau tidak, semuanya selalu dibahas. Itu sudah terlalu berlebihan.
>>> Maghnes Akliouche Isyaratkan Tinggalkan AS Monaco pada Bursa Transfer
Dia tetap manusia biasa," kata Dembele.
Peran Penting Mbappe di Timnas Prancis
Selain membela kepribadian rekannya, Dembele menegaskan peran penting Mbappe sebagai sosok pemimpin yang memberikan pengaruh positif di dalam ruang ganti Timnas Prancis.
"Bersama tim nasional, dia sangat baik kepada kami. Dia adalah seorang pemimpin," ujar Dembele.
Di samping memberikan dukungan kepada Mbappe, Dembele juga menyampaikan penghormatan kepada Didier Deschamps yang telah memutuskan mundur dari kursi kepelatihan setelah turnamen di Amerika Serikat ini usai.
"Dia adalah pelatih yang luar biasa. Dia akan selalu dikenang sebagai legenda di antara para pelatih Timnas Prancis," kata Dembele.
Sementara itu, pertandingan pembuka antara Prancis dan Senegal langsung diwarnai kontroversi akibat keputusan wasit setelah meninjau VAR saat Kylian Mbappe dijatuhkan oleh Sadio Mane di kotak penalti pada awal babak kedua.
>>> Sosok Rima Edbouche Menarik Perhatian Publik Menjelang Piala Dunia 2026
Wasit sempat memicu kebingungan karena mengarahkan tangan ke titik putih namun akhirnya hanya memberikan tendangan gawang.
Update Terbaru
Demo FLASK Kini Tersedia di Steam, Tawarkan Sistem Set Bonus dan Deck Building Unik
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
One UI 9.0 untuk Galaxy A37 dan A26 Makin Dekat, Firmware Terdeteksi
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
Kota Maya Kuno yang Tak Tersentuh Selama 1.000 Tahun Ditemukan di Meksiko
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
Astronom Temukan Dua Lubang Hitam Raksasa 60 Miliar Kali Massa Matahari
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
Pengadilan Ungkap Isi Gugatan Hak Asuh Ruben Onsu
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
Pakar Peringatkan Bahaya Tren Sunscreen di Media Sosial
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
5 Sheet Mask PDRN untuk Kulit Kencang dan Bebas Keriput
Kamis / 02-07-2026, 20:55 WIB
7 Kebiasaan Kecil yang Tanpa Sadar Bikin Orang Hilang Respek
Kamis / 02-07-2026, 20:43 WIB
Percepat Huntap, Kasatgas PRR Dukung Gunakan Dana Siap Pakai BNPB
Kamis / 02-07-2026, 20:43 WIB
Pertamina Buka Apresiasi Jurnalistik 2026 dengan 8 Kategori
Kamis / 02-07-2026, 20:42 WIB
PT KMR Tarik 300 Ton Minyakita Usai Laporan Penurunan Kualitas
Kamis / 02-07-2026, 20:42 WIB
Menhut Raja Juli Siap Bantu KPK Usut Kasus Korupsi Hutan di Kuansing
Kamis / 02-07-2026, 20:42 WIB
KB Bank Naikkan Bunga Deposito hingga 6% Usai BI Rate Naik
Kamis / 02-07-2026, 20:42 WIB






