Di Balik Penguatan Rupiah dan IHSG: Respons Cepat Otoritas dan Peluang Investasi
>>> Polisi Bekasi Ungkap Peredaran Obat Keras di Cibarusah, Dua Pelaku Ditangkap
Situasi semakin berat ketika MSCI mengeluarkan enam saham Indonesia dari indeks acuannya sekaligus membekukan penambahan emiten baru pada Januari 2026.
Pada Mei, MSCI tidak melakukan ulasan rekomendasi saham Indonesia seperti biasanya, memaksa manajer investasi global menjual saham terkait tanpa ruang rebalancing ke emiten lain.
Respons Otoritas dan Pemulihan Pasar
Pelemahan IHSG dan rupiah memicu respons cepat dari otoritas.
Pada 9 Juni, Bank Indonesia (BI) menaikkan BI Rate di luar jadwal rapat reguler dari 5,25 persen menjadi 5,50 persen.
Dampaknya terlihat dalam dua hari berikutnya, ketika rupiah menguat kembali ke kisaran Rp17.800–Rp17.900 per dolar AS.
IHSG juga mencatat pemulihan lebih dari 10 persen, didorong aksi buyback saham perbankan BUMN secara terkoordinasi.
Langkah ini diambil melalui mekanisme darurat tanpa menunggu RUPS, berdasarkan arahan regulasi dari otoritas terkait.
Pemulihan terjadi setelah valuasi pasar Indonesia mengalami koreksi sangat dalam.
CEO Danantara Rosan Roeslani menyebut harga saham domestik telah berada pada tingkat yang sangat murah setelah penurunan pasar mencapai hingga 40 persen dalam beberapa bulan terakhir.
Bagi investor jangka panjang, fase seperti ini sering mengubah cara pandang terhadap risiko.
Ketika harga aset turun jauh lebih cepat dibanding perubahan fundamental ekonomi, perhatian pasar mulai bergeser dari potensi kerugian menuju peluang akumulasi.
Pandangan serupa disampaikan COO Danantara Dony Oskaria.
>>> Hyundai i20 Generasi Baru Meluncur dengan Desain Lebih Kokoh dan Teknologi Modern
Menurutnya, penguatan pasar yang mulai terlihat mencerminkan meningkatnya keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang Indonesia yang masih ditopang fondasi ekonomi yang kuat.
Update Terbaru
Daftar 8 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 02:15 WIB
Obsessive Love, Saat Cinta Berubah Jadi Obsesi Berbahaya
Kamis / 02-07-2026, 02:15 WIB
Even Though I’m a Super Timid Noblewoman Rilis Visual Baru untuk Tayang Oktober 2026
Kamis / 02-07-2026, 02:14 WIB
Pencarian Awak Helikopter MH-60S yang Jatuh di Laut Arab Masih Berlangsung
Kamis / 02-07-2026, 02:14 WIB
China Kerahkan Robot Humanoid di Perbatasan Vietnam untuk Kelola Arus Penumpang
Kamis / 02-07-2026, 02:14 WIB
Data Satelit Konfirmasi Ledakan Langka 100 Kali Lebih Terang dari Supernova Biasa
Kamis / 02-07-2026, 02:14 WIB
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Kamis / 02-07-2026, 02:14 WIB
Berapa Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026? Segini Estimasi Per Bulannya
Kamis / 02-07-2026, 02:12 WIB
Nike Pegasus 41 vs Vomero 18: Pilih Sepatu Lari Harian yang Tepat
Kamis / 02-07-2026, 02:12 WIB
AS Klaim Minyak Iran Kini Hanya Dibeli Satu Negara di Dunia
Kamis / 02-07-2026, 02:12 WIB
Kasus Ijazah Jokowi Masuk Mediasi, Pengadilan Beri Waktu Satu Bulan
Kamis / 02-07-2026, 02:12 WIB
Serikat Buruh Desak Pajak JHT Dihapus, Ditjen Pajak: Sedang Dikaji
Kamis / 02-07-2026, 02:12 WIB
AS Klaim Tekanan Ekonomi Bikin Minyak Iran Tak Laku di Pasar Global
Kamis / 02-07-2026, 02:11 WIB
Xiaomi Luncurkan Wireless Mouse 4 Pro dengan Gulir Dinamis dan Klik Hening
Kamis / 02-07-2026, 02:11 WIB






