Aturan Parenting 5:1 Bantu Bangun Hubungan Sehat Orang Tua dan Anak
Banyak orang tua menghadapi tantangan dalam mengasuh anak, seperti tantrum, pertengkaran, atau masalah sekolah. Untuk menjaga keharmonisan keluarga, diperlukan pendekatan yang tepat.
Salah satu metode yang direkomendasikan ahli adalah aturan parenting 5:1. Pendekatan ini dinilai efektif melatih regulasi emosi dan mengurangi stres keluarga.
>>> Ben Affleck dan Matt Damon Bintangi Film The RIP di Netflix
"Aturan parenting 5:1 adalah pedoman untuk membangun hubungan yang sehat," ungkap Allan dikutip dari laman Parents.
Konsep ini awalnya digagas psikolog John Gottman melalui penelitian tentang hubungan pernikahan.
Hasil riset menunjukkan hubungan langgeng memiliki rasio lima interaksi positif untuk setiap satu interaksi negatif. Prinsip ini kemudian diadaptasi untuk pola asuh anak.
Penerapan Aturan 5:1 dalam Keseharian
Pendiri Practice San Francisco, Nina Kaiser, mengibaratkan hubungan dengan anak seperti rekening bank yang perlu setoran emosional konsisten.
"Kita perlu memikirkan hubungan kita dengan anak-anak kita seperti rekening bank, di mana kita perlu melakukan setoran secara konsisten untuk menjaga hubungan yang kuat," ujarnya.
Fokus aturan ini adalah meningkatkan interaksi positif sehari-hari, seperti pujian, dukungan, atau waktu berkualitas. Orang tua diajak lebih peka terhadap kebaikan anak, bukan hanya kesalahan.
>>> Harga Emas Antam Naik Rp 34.000 per Gram pada 7 Oktober 2025
"Sangat mudah bagi kita untuk melihat dan mengomentari hal-hal yang salah," kata Allan. "Sebaliknya, tujuannya adalah untuk lebih memperhatikan kualitas perhatian orang tua kepada anak-anak mereka."
Dampak Positif pada Perilaku Anak
Hubungan yang penuh perhatian membuat anak merasa aman secara emosional. Hal ini mengurangi kemungkinan anak bertindak agresif demi mendapat perhatian.
Pola komunikasi positif juga membuat anak lebih kooperatif. Pendiri Mommy Groove Therapy & Parent Coaching, Olivia Bergeron, menekankan kedekatan emosional sebagai kunci pengasuhan.
"Hubungan kita adalah pengungkit terbaik kita dengan anak-anak," kata Bergeron. "Jika orang tua dan anak-anak memiliki hubungan yang kuat, anak-anak kita jauh lebih mungkin mengikuti arahan kita."
Prinsip 5:1 fleksibel untuk semua usia. Untuk balita, kasih sayang orang tua konstan.
Anak usia sekolah belajar bahwa nilai mereka tidak tergantung prestasi. Remaja tetap merasa didukung meski pengaruh teman sebaya kuat.
>>> Samsung Dikabarkan Garap Chip Otak Generasi Baru untuk Neuralink
Bentuk apresiasi perlu disesuaikan usia. "Anak-anak kecil mungkin merespons pujian antusias, sementara remaja lebih suka pengakuan halus atas usaha mereka," kata Allan.
Update Terbaru
Antusiasme Memuncak, Pengunjung Padati Hari Terakhir JXB 2026
Minggu / 05-07-2026, 11:49 WIB
Mohamed Salah dan Tim Rayakan Kemenangan Mesir di Jalanan Dallas
Minggu / 05-07-2026, 11:49 WIB
Trump Ancam Habisi Pelayat Ali Khamenei, Iran Beri Respons Pedas
Minggu / 05-07-2026, 11:49 WIB
Alasan Mojtaba Khamenei Tak Hadiri Pemakaman Ayahnya, Ali Khamenei
Minggu / 05-07-2026, 11:49 WIB
Viral Mbappe Ditimpuk Bola usai Abaikan Uluran Tangan Kiper Paraguay
Minggu / 05-07-2026, 11:49 WIB
Bukan Egois Kok, Ini 7 Pentingnya Me Time untuk Orang Tua
Minggu / 05-07-2026, 11:49 WIB
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Kali Ini soal Penetapan Tersangka
Minggu / 05-07-2026, 11:49 WIB
Banjir Diskon, Kulkas dan TV Lebih Terjangkau di Transmart Full Day Sale
Minggu / 05-07-2026, 11:47 WIB
Ancelotti Enggan Beri Instruksi Khusus ke Pemain Brasil soal Haaland
Minggu / 05-07-2026, 11:47 WIB
Minions and Monsters Raih Skor Tertinggi dalam Sejarah Illumination
Minggu / 05-07-2026, 11:47 WIB
Mets Hadapi Braves di Laga Hari Kemerdekaan 4 Juli
Minggu / 05-07-2026, 11:43 WIB
Tennessee Titans Jual Memorabilia Stadion Nissan Secara Online
Minggu / 05-07-2026, 11:42 WIB
Yordan Alvarez Pukul Dua Home Run, Astros Menang Dramatis
Minggu / 05-07-2026, 11:42 WIB







