Ratusan Kepala SMA/SMK di Sulsel Ancam Mundur Massal Terkait Dana BOS
Rencana pengunduran diri massal tengah membayangi dunia pendidikan di Sulawesi Selatan. Sebanyak 326 kepala sekolah tingkat SMA dan SMK dilaporkan berniat meletakkan jabatan.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 1.532 SMA dan SMK yang ada di Sulsel.
>>> Kejagung Selidiki Pengadaan Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis
Kasus ini terungkap dalam rapat dengar pendapat di kantor sementara DPRD Sulsel, Jalan Andi Pangeran Pettarani.
Dalam rapat tersebut, terungkap dugaan instruksi yang meminta para kepala sekolah untuk mundur.
Rencana pengunduran diri disebut terbagi dalam dua gelombang: 128 kepala sekolah pada tahap pertama dan 198 pada tahap kedua.
Isu ini mencuat setelah adanya temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
BPK sebenarnya telah merekomendasikan penyelesaian melalui pengembalian kerugian.
"Temuan itu sudah dikembalikan oleh kepala sekolah, bahkan hal ini diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan.
Jadi, kami menganggap persoalan tersebut sudah selesai, dan tidak perlu ada surat pernyataan pengunduran diri yang dibuat lagi oleh kepsek," kata Andi Tenri Indah, Sabtu (13/6/2026).
Andi Tenri Indah menekankan bahwa kekeliruan administrasi telah diperbaiki dan dana BOS sudah dikembalikan sesuai prosedur BPK.
>>> Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 1 Muharram 1448 Hijriah pada Juni 2026
Pihak legislatif mendesak Dinas Pendidikan Sulsel untuk mencari solusi terbaik agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Langkah mundur massal dinilai bukan jalan keluar yang tepat. Disdik diminta segera melaporkan perkembangan situasi ini kepada Gubernur Sulsel.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin, menjelaskan bahwa setiap ASN yang diduga melakukan pelanggaran wajib melalui pemeriksaan Inspektorat.
Update Terbaru
Meksiko Unggul 2-0 atas Ekuador di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Potensi Ekonomi Kreatif Secara Utuh
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Prabowo Puji 1.000 SPPG Polri: Dapur MBG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Mahfud MD Sebut Vonis Anak Buah Jadi Pintu Masuk Jerat Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
PDIP Kirim Surat ke BGN Minta Data Dugaan Keterlibatan Kader di Program MBG
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Soroti Peran Besar Polri di Ketahanan Pangan, Sebut Gudang Jagung hingga Desa Jadi Bukti Nyata
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB






