Tiga Kartu Merah Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan langsung menyajikan catatan disiplin yang tinggi.
Wasit Wilton Sampaio mengeluarkan total tiga kartu merah dalam laga tersebut.
>>> Kemenkop Targetkan 40 Ribu Koperasi Merah Putih Beroperasi Akhir 2026
Dua kartu merah diberikan kepada pemain Afrika Selatan, sementara satu kartu merah lainnya untuk pemain Meksiko.
Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Meksiko.
Jumlah tiga kartu merah ini hampir menyamai total kartu merah sepanjang turnamen pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Sebagai perbandingan, Piala Dunia 2018 di Rusia hanya menghasilkan empat kartu merah, begitu pula Piala Dunia 2022 di Qatar.
Jika ketegasan wasit terus konsisten, Piala Dunia 2026 berpotensi melewati catatan kartu merah dua edisi terdahulu.
Rekor kartu merah terbanyak masih dipegang Piala Dunia 2006 dengan total 25 kartu merah.
Pengusiran Pertama Yaya Sithole
Gelandang Afrika Selatan, Yaya Sithole, menjadi pemain pertama yang diusir di turnamen ini.
Ia diusir wasit setelah menjatuhkan Brian Gutierrez pada awal paruh kedua.
>>> Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI Hari Ini, Pengendara Diimbau Hindari Kawasan
Sithole bertindak sebagai pemain bertahan paling belakang, namun upayanya merebut bola berbuah pelanggaran keras.
Hukuman tersebut memaksa Afrika Selatan bermain dengan 10 pemain dalam posisi tertinggal dua gol.
Ketegangan kembali meningkat pada menit ke-84 saat wasit meninjau monitor setelah masukan VAR.
Pemain Afrika Selatan, Themba Zwane, kedapatan memukul wajah Alvarado saat situasi tanpa bola.
Wasit asal Brasil itu langsung mengusir Zwane setelah mencermati tayangan ulang.
Afrika Selatan kehilangan dua pemain dalam satu pertandingan, menyamai rekor buruk Portugal dan Belanda pada Piala Dunia 2006.
Meksiko juga terkena imbas ketegasan wasit pada masa cedera paruh kedua.
Bek Meksiko, Montes, menerima kartu merah langsung karena menggagalkan peluang bersih lawan.
>>> Survei: Mayoritas Orang Tua Tidak Awasi Aktivitas Internet Anak
Meski diwarnai banyak keputusan krusial, Wilton Pereira Sampaio dinilai berhasil menjaga ritme pertandingan tetap kondusif dengan bantuan VAR.
Update Terbaru
Sound Shield: Sistem Deteksi Drone Murah Berbasis Suara dan AI Buatan Ceko
Jumat / 03-07-2026, 20:16 WIB
Biohacker Gagal Operasi Lobster untuk Kendalikan AI, Akhirnya Mati
Jumat / 03-07-2026, 20:06 WIB
Roman Safiullin Kalahkan Joao Fonseca di Wimbledon, Lolos ke Babak Keempat
Jumat / 03-07-2026, 20:06 WIB
Nasib Aktor China Xu Peng Berubah Drastis gegara AI, Kini Jual Sayur di Pasar
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Film G.I. Joe ala Danny McBride Dikabarkan Mulai Syuting Tahun Depan
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Apakah Konsol Generasi Baru Masih Dibutuhkan?
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Otoritas Tasmania Peringatkan Publik Jaga Jarak dari Neil si Anjing Laut
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Iran Gelar Pemakaman Enam Hari untuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Ocasio-Cortez Dukung Abdul El-Sayed di Pemilihan Senat Michigan
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Ohio Laporkan 177 Kasus Parasit Cyclosporiasis di 43 Wilayah
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Arus Masuk ETF Bitcoin Spot AS Tembus 200 Juta Dolar per Hari
Jumat / 03-07-2026, 19:57 WIB
Laporan Guardian Ungkap Kesenjangan Nyeri Berdasarkan Etnis, Ini Solusinya
Jumat / 03-07-2026, 19:57 WIB
ITSB Pacu Transformasi Menuju Research University, Targetkan 2.500 Mahasiswa Akhir 2026
Jumat / 03-07-2026, 19:56 WIB
Cara Investasi Reksadana untuk Pemula 2026: Modal Mulai Rp 10.000
Jumat / 03-07-2026, 19:56 WIB






