Energi Mega Persada Catat Penjualan US$ 136,94 Juta pada Kuartal I-2026
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan pertumbuhan finansial positif pada tiga bulan pertama tahun ini.
Emiten migas afiliasi Grup Bakrie ini membukukan penjualan bersih sebesar US$ 136,94 juta pada kuartal I-2026.
>>> PNM Tanam 70.000 Mangrove untuk Jaga Ekosistem Pesisir
Angka tersebut naik 17 persen secara year on year dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 117,05 juta.
EBITDA perusahaan juga melonjak 29 persen menjadi US$ 94,02 juta dari US$ 72,77 juta.
Laba bersih ENRG naik 2 persen secara tahunan dari US$ 17,96 juta menjadi US$ 18,32 juta.
Efisiensi turut mendorong perolehan tersebut melalui penurunan beban pokok penjualan sebesar 0,8 persen menjadi US$ 78,48 juta.
Strategi Perusahaan dan Prospek ke Depan
Direktur Utama Energi Mega Persada Syailendra S. Bakrie menyatakan bahwa capaian ini menggambarkan portofolio perusahaan dalam performa baik.
Perusahaan akan terus berinvestasi di sepanjang 2026 untuk mendukung peningkatan produksi dan cadangan migas.
Alokasi modal strategis dan tata kelola keuangan yang ketat diterapkan untuk menopang target operasional.
>>> IHSG dan Rupiah Menguat Setelah Rumor Reshuffle Menkeu Dibantah
Dana dari penerbitan obligasi Rupiah pada kuartal I-2026 digunakan untuk melunasi fasilitas pinjaman dan membiayai modal kerja.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menyarankan peningkatan volume produksi harian sebagai cara menjaga performa di tengah normalisasi harga minyak.
Optimalisasi blok migas produktif dan pengaktifan sumur tua menjadi langkah penting bagi ENRG.
Karakteristik harga gas yang stabil dengan kontrak jangka panjang membantu meredam volatilitas. Ekspansi organik melalui pengeboran sumur baru dan akuisisi blok migas beroperasi dengan valuasi rendah juga direkomendasikan.
Nafan Aji Gusta merekomendasikan buy on weakness untuk saham ENRG dengan target harga Rp 1.415 hingga Rp 1.765 per saham.
Pengamat Pasar Modal Kiswoyo Adi Joe menambahkan bahwa saham ENRG layak dipertimbangkan selama harga minyak dunia bertahan di atas US$ 80 per barel.
Nilai saham diperkirakan memiliki ruang menuju level Rp 1.500 per saham seiring bertahannya harga minyak di atas ambang tersebut.
>>> Emirates Siap Pulihkan Operasional Penerbangan di Timur Tengah
Peluang tren positif masih terbuka meskipun tensi geopolitik Timur Tengah mereda dan harga minyak turun.
Update Terbaru
Sound Shield: Sistem Deteksi Drone Murah Berbasis Suara dan AI Buatan Ceko
Jumat / 03-07-2026, 20:16 WIB
Biohacker Gagal Operasi Lobster untuk Kendalikan AI, Akhirnya Mati
Jumat / 03-07-2026, 20:06 WIB
Roman Safiullin Kalahkan Joao Fonseca di Wimbledon, Lolos ke Babak Keempat
Jumat / 03-07-2026, 20:06 WIB
Nasib Aktor China Xu Peng Berubah Drastis gegara AI, Kini Jual Sayur di Pasar
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Film G.I. Joe ala Danny McBride Dikabarkan Mulai Syuting Tahun Depan
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Apakah Konsol Generasi Baru Masih Dibutuhkan?
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Otoritas Tasmania Peringatkan Publik Jaga Jarak dari Neil si Anjing Laut
Jumat / 03-07-2026, 20:01 WIB
Iran Gelar Pemakaman Enam Hari untuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Ocasio-Cortez Dukung Abdul El-Sayed di Pemilihan Senat Michigan
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Ohio Laporkan 177 Kasus Parasit Cyclosporiasis di 43 Wilayah
Jumat / 03-07-2026, 20:00 WIB
Arus Masuk ETF Bitcoin Spot AS Tembus 200 Juta Dolar per Hari
Jumat / 03-07-2026, 19:57 WIB
Laporan Guardian Ungkap Kesenjangan Nyeri Berdasarkan Etnis, Ini Solusinya
Jumat / 03-07-2026, 19:57 WIB
ITSB Pacu Transformasi Menuju Research University, Targetkan 2.500 Mahasiswa Akhir 2026
Jumat / 03-07-2026, 19:56 WIB
Cara Investasi Reksadana untuk Pemula 2026: Modal Mulai Rp 10.000
Jumat / 03-07-2026, 19:56 WIB






