Bulog Usulkan Program Beraskita Premium untuk Redam Lonjakan Harga Beras
Perum Bulog mengusulkan program Beraskita Premium guna meredam kenaikan harga beras premium yang terjadi di sejumlah daerah.
Usulan ini disampaikan oleh Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam rapat koordinasi terbatas perkembangan harga komoditas pangan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).
>>> Kenaikan BI Rate Berpotensi Tekan Sektor Sensitif Pendanaan
Langkah stabilisasi ini ditujukan sebagai instrumen intervensi pasar karena segmen beras premium terus mengalami tekanan harga. Sementara itu, pasokan beras medium dinilai aman.
"Kami hanya mengusulkan untuk membuat Beraskita Premium.
Beras premium kan lagi agak naik, supaya menstabilisasi beras premium, Beraskita Premium harus ada," kata Ahmad Rizal Ramdhani.
Skema Program Beraskita Premium
Skema program baru ini direncanakan mengadopsi sistem Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang selama ini diterapkan pada beras medium.
"Beras kita mediumnya kan aman dan stabil, tinggal beras premium yang agak meningkat.
Saya memberikan saran di rapat dibuatkan program Beraskita Premium, seperti beras SPHP," ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Harga eceran yang diajukan untuk Beraskita Premium berada di angka Rp14.900 per kilogram. Angka ini setara dengan besaran harga beras SPHP saat ini.
"Saya baru mengajukan saran, belum di-approve. Harapannya bisa di-approve sehingga untuk menstabilkan harga-harga semua," kata Ahmad Rizal Ramdhani.
>>> Ekspor Elektronik Malaysia Diprediksi Tembus 800 Miliar Ringgit
Pihak manajemen Bulog mendorong agar otoritas terkait segera menyetujui standarisasi program tersebut.
"As soon as possible, biar masyarakat biar tenang, jangan sampai ribut seperti ini," ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pergerakan indeks harga komoditas pangan menunjukkan tren kenaikan berkelanjutan pada Mei 2026 di seluruh lini distribusi.
Update Terbaru
Ronald Koeman Mundur Usai Belanda Tersingkir, KNVB Tempuh Jalur Hukum Lawan Rasisme
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Amerika Enggan Cairkan Dana Beku Iran US$6 Miliar, Sebut Tak Sesuai Perjanjian
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Chris Brown Diperintahkan Bayar Rp13 Miliar Akibat Serangan Anjing
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Jadwal Baru Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Hydration Break Dihapus
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Prabowo Sematkan Tanda Kehormatan Samkaryanugara ke 2 Satker dan 10 Polda
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Pernikahan Taylor Swift di MSG: Biaya Polisi Capai Rp2,5 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
KPK Sita Aset Ketum Pemuda Pancasila Japto Terkait Kasus Rita
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Mulai Hari Ini, Turis Pulang dari Jepang Bayar Pajak Rp330 Ribu
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
BTS Kukuhkan Posisi di Billboard, Artis HYBE Juga Bersinar
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
Anggota DPR Usul Pebalap Liar di JLNT Dihukum Sita Motor dan Penjara
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
5 Rekor Mbappe usai Cetak Brace di Prancis vs Swedia
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB






