Lamborghini Tunda Peluncuran Mobil Listrik Akibat Rendahnya Permintaan Konsumen
Lamborghini memutuskan untuk menunda peluncuran mobil listrik murni pertamanya. Keputusan ini diambil setelah perusahaan memantau rendahnya minat konsumen terhadap supercar bertenaga baterai di segmen kendaraan mewah.
Penundaan ini berdampak pada jadwal peluncuran Lamborghini Lanzador, model listrik murni yang awalnya ditargetkan meluncur sebelum akhir dekade ini.
>>> Bengkel Spesialis Ingatkan Pemilik Motor Listrik Tetap Lakukan Servis Berkala
Kini, peluncurannya diundur paling cepat hingga tahun 2030.
CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan keputusan yang tepat bagi arah bisnis perusahaan saat ini.
"Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat penerimaan konsumen terhadap kendaraan listrik tidak tumbuh secepat yang diperkirakan banyak pihak," tulis Carscoops, dikutip Selasa (9/6/2026).
Winkelmann menggambarkan tingkat penerimaan kendaraan listrik di kalangan konsumen Lamborghini saat ini "mendekati nol".
Evaluasi pasar dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adopsi teknologi listrik murni di kalangan pelanggan setia belum menunjukkan pertumbuhan signifikan.
>>> Pemerintah Bangun Pabrik Mobil Nasional di Subang pada 2027
Fokus pada Model Hybrid
Untuk mengantisipasi pasar, pabrikan yang berbasis di Sant'Agata Bolognese ini memilih fokus pada pengembangan model hybrid.
Teknologi hybrid dinilai mampu mempertahankan sensasi mesin pembakaran internal yang menjadi daya tarik utama, sekaligus menjaga performa tinggi khas lini produk mereka.
Langkah ini didukung oleh kondisi finansial yang kuat. Lamborghini mencatat pendapatan sebesar 3,2 miliar euro atau sekitar Rp 60 triliun pada tahun 2025.
Meskipun laba operasional perusahaan mengalami penurunan dari 835 juta euro menjadi 768 juta euro, mereka tetap berhasil mempertahankan margin operasional yang sehat sebesar 24 persen.
Keputusan strategis ini berjalan di tengah pembahasan regulasi Uni Eropa terkait rencana pelarangan penjualan kendaraan bermesin pembakaran internal baru pada tahun 2035.
>>> Pemilik Motor Listrik Mulai Beralih ke Bengkel Umum
Regulasi tersebut masih mendiskusikan sejumlah pengecualian untuk produsen bervolume terbatas.
Update Terbaru
Phoenix Mercury Jamu Seattle Storm dalam Laga Wilayah Barat
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ticketmaster Alami Gangguan Teknis di Tengah Pengungkapan Pembicaraan dengan Trump
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Peringatan Dini: Arus Atlantik Melambat, Ilmuwan Khawatir Titik Kritis Iklim
Jumat / 03-07-2026, 09:36 WIB
Ghana Hadapi Kolombia di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Relic Entertainment Rilis Company of Heroes 3: Final Stand, Game Bertahan Hidup Mandiri
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Inggris ke 16 Besar Piala Dunia, Hadapi Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Menkeu Purbaya: RUU PFII Jadi Pilar Indonesia Menuju Pusat Keuangan Kelas Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:35 WIB
Daftar 12 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Momen Trump Ngobrol Bareng 'Roosevelt' Hasil AI Viral di Medsos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
IKD Jadi Syarat Akses Perlinsos Digital untuk Daftar Bansos
Jumat / 03-07-2026, 09:31 WIB
Munas Perdana Srikandi Jaga Desa, Perkuat Peran Perempuan dalam Ketahanan Sosial dan Ekonomi
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB
Australia vs Mesir: Sanggupkah Socceroos Jadi Penyelamat Wajah Asia?
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB
Luis de la Fuente Puji Magis Mikel Oyarzabal Usai Spanyol Hajar Austria 3-0
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB
Kejagung Resmi Banding Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem Makarim
Jumat / 03-07-2026, 09:28 WIB






