Kombinasi Sentimen Negatif Tekan Harga Bitcoin, Analis Ungkap Peluang Rebound
Harga Bitcoin mengalami pelemahan pada Senin (8/6/2026) akibat kombinasi sentimen negatif yang menekan minat investor terhadap aset berisiko.
Analis Reku, Fahmi Almuttaqin, menjelaskan bahwa reli Bitcoin menuju level US$ 80.000 terhenti karena arus keluar dana dari ETF kripto dan aksi profit taking yang besar di tingkat harga tersebut.
>>> Widya Wirayanti Rilis EP Perdana The Therapy Called Love di Hari Ulang Tahun
Selain itu, meningkatnya ketidakpastian geopolitik global turut memperbesar volatilitas pasar.
"Beberapa support kunci gagal mempertahankan harga di tengah tekanan inflasi dan sentimen risk-off yang mulai berkembang menyusul potensi kondisi suku bunga higher for longer," ujar Fahmi.
Koreksi ini dinilai membuat valuasi Bitcoin dan beberapa aset kripto utama menjadi lebih menarik bagi investor jangka panjang.
Kondisi oversold yang terbentuk membuka peluang akumulasi bagi investor yang meyakini prospek aset digital, terutama pada aset dengan fundamental kuat dan likuiditas besar.
>>> Harry Styles Traktir Semua Pesanan di Dua Kafe Amsterdam
"Terlepas dari koreksi yang terjadi, perkembangan fundamental dan adopsi institusi terus berjalan semakin signifikan.
Terlebih dengan arah regulasi AS terhadap kripto yang semakin jelas saat ini, strategi seperti akumulasi aset besar maupun eksplorasi emerging strategic opportunity di proyek-proyek altcoin inovatif menarik dipertimbangkan," kata Fahmi.
Fahmi memproyeksikan peluang reli besar Bitcoin pada sisa semester I 2026 relatif terbatas karena ketahanan ekonomi AS dan inflasi yang tinggi mengecilkan peluang penurunan suku bunga acuan.
Namun, peluang rebound tetap terbuka karena harga Bitcoin saat ini telah terkoreksi cukup dalam.
>>> United E-Motor Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 dengan Diskon hingga 50 Persen
"Jika tren aliran dana institusi kembali membaik, rebound menuju level US$ 70.000 masih cukup masuk akal untuk terjadi," pungkas Fahmi.
Update Terbaru
11 Antagonis Anime yang Diinginkan Fans untuk Berpihak
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Naruto Akan Tampil dalam Pertunjukan Ninja Tanpa Dialog di Teater Bersejarah Kyoto pada 2027
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
Obat Asma Umum Berpotensi Bantu Lawan Kanker, Studi Terbaru Ungkap
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Rekomendasi Sunscreen yang Memutihkan Wajah, dari Wardah hingga Anessa
Kamis / 02-07-2026, 03:15 WIB
5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers, Wangi Segar Tahan Lama
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Rekam Jejak Samin Tan, Pengusaha Tambang yang Terjerat Kasus Korupsi BBM PT PPN
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Purbaya Minta Dirjen Anggaran Baru Bentuk Tim Awasi Belanja Negara
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Iran Peringatkan Israel: Ancaman terhadap Khamenei Akan Dibalas Tindakan Tegas
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Said Iqbal Minta Danantara Dorong Himbara Beri Modal Rp400 M ke PT Pakerin
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Projo Sebut Ada Kelompok Gelisah dengan Blusukan Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB






